/
Minggu, 18 September 2022 | 13:50 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Dimitar DILKOFF / AFP)

Selebtek.suara.com - Sebuah kuburan masal ditemukan di Kota Izium wilayah Kharkiv. Di sana ditemukan beberapa mayat dengan kondisi tangan terikat di balik punggung.

Hal ini membuat presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di wilayah timur laut Ukraina.

Ia mengklaim sejaih ini sudah ada 450 mayat yang dikubur di wilayah Kharkiv. Zelenskyy mengatakan wilayah ini adalah tempat kedua Rusia melakukan kejahatan perang setelah Bucha.

Bucha adalah kota dekat Kiev di mana pasukan Rusia dituduh melakukan kejahatan di awal peperangan. Namun Moskow menolak tuduhan itu.

Saat ditanya soal bukti kejahatan perang yang dituduhkan Zelenskyy menjawab semuanya ada di Kharkiv.

"Semua ada di sana... Ada sejumlah bukti, dan penilaian sedang dilakukan (oleh) Ukraina dan internasional. Ini sangat penting bagi kami, bagi dunia untuk mengakui ini," katanya.

Saat ini Moskow belum menanggapi tuduhan yang dilontarkan Ukraina. Namun mereka sudah berkai-kali membantah mengincar warga sipil dalam agresi militer di Ukraina, yang mereka ssebut "operasi militer khusus".

Sementara itu Zelenskyy yang mengunjungi Izium pada Rabu (14/9/2022) mengulangi permintaannya ke negara-negara Barat agar menambah bantuan senjata ke Ukraina.

"Kami ingin lebih banyak bantuan dari Turki, kami ingin lebih banyak bantuan dari Korea Selatan. Lebih banyak bantuan dari dunia Arab. Dari Asia," katanya.

Baca Juga: Mental Pemain Telah Siap, Shin Tae-yong: Waktunya Menang Lawan Vietnam

Ia juga sempat menyinggung soal Jerman yang tidak mau memasok senjata ke negaranya. Menurut Zelenskyy itu karena Jerman punya hambatan psikologis tertentu. (*)

Load More