Selebtek.suara.com – Pasukan 212 kembali akan menggelar reuni pada tanggal 4 November mendatang. Reuni kali ini akan diadakan di depan istana dan membahas mengenai 3 perkara.
Tiga perkara yang dimaksud adalah turunkan harga BBM, turunkan harga-harga dan tegakan supremasi hukum. Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini rencananya akan diadakan bersama Gerakan Nasional Bela Rakyat (GNPR) dan bermaksud menggelar reuni Aksi 411.
Dilansir dari Wikipedia, pada awalnya Gerakan 212 merupakan Aksi 2 Desember yang terjadi pada 2 Desember 2016 di Jakarta. Sekitar dua juta orang dari seluruh Indonesia berkumpul untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta pada saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama.
Aksi ini tentunya mendapat berbagai komentar dari masyarakat, sebagian besar menganggap aksi ini akan menyulitkan orang-orang karena akan menyebabkan kemacetan.
“Bikin macet,” komentar kaligisnexen
“Mereka mikir ga sih? Kalau ada anak sekolah yang sekolahnya di daerah situ.. mereka mau pulang nya gmn kalau kejebak macet, yang khawatir kan Orangtua nya takut kenapa Napa... Hadeh,” tulis stieven.lie
“Jangan hari kerja dong kalo bisa hari minggu aja pas semua libur kerja aja,” komentar @bhudy_pamungkas
“Demo puluhan orang tiap hari aja,tiap sore daerah Monas macet parah,” kata @radachi_nugroho
“Bikin macet doang,tujuanya kaga jelas..,” komentar kia_aristaaa
Baca Juga: Diduga Bahas Pencabutan Laporan, Lesti Kejora dan Rizky Billar Datang Temui Penyidik
“salah satu penyebab macet yg sulit diatasi,” tulis daffashidqi.f.
Aksi yang sudah digelar beberapa kali ini sebelumnya sempat tidak mendapat izin dari tim terkait, salah satu penyebabnya karena pandemi covid-19 yang masih terus menjadi ancaman di Indonesia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara