Selebtek.suara.com - Susi, selaku asisten rumah tangga (ART) menjalani persidangan guna mengungkapkan kebenaran dalam kasus tewasnya Brigadir J.
Susi memberikan kesaksian perihal kehidupan Ferdy Sambo dan istri serta krionologis penembakan tersebut. Sayangnya, selama persidangan ada beberapa kejanggalan.
Hal ini membuat beberapa kali hakim Wahyu Imam Santosa yang memimpin persidangan mengancam Susi jika memberikan keterangan palsu. Bahkan jawaban sang ART tersebut sampai menjadi trending topic di Twitter.
Nah, berukut ini kejanggalan-kejanggalan saat persidangan Susi, ART Ferdy Sambo:
1. Jawaban Susi tidak konsisten saat ditanya soal keberadaan Ferdy Sambo
Dalam persidangan, hakim sempat bertanya soal keberadaan Ferdy Sambo yang kabarnya sering berpindah-pindah. Namun jawaban Susi tidak konsisten.
"Apakah Ferdy Sambo pindah ke Saguling? Setiap hari ke Saguling?" tanya hakim Wahyu.
Namun susi menjawab agak ragu sampai membutuhkan waktu untuk menjawabnya.
"Tidak juga," jawab Susi agak ragu.
Baca Juga: Kehadiran Pangeran Harry dan Meghan Markle di Penobatan Raja Charles Mungkin Sebuah 'Kesalahan'
Kemudian hakim kembali bertanya kembali soal keberadaan Sambo yang sering pergi ke rumah Saguling. Namun, kali ini Susi memberikan jawabab berbeda.
"Sering" jawabnya singkat.
2. Mengaku tak tahu orang yang tinggal di rumah Bangka
Keanehan lain yakni ketika pertanyaan hakim Wahyu bertanya siapa saja yang tinggal di rumah Bangka selama ia bekerja. Namun lagi-lagi jawaban Susi menimbulkan kecurigaan.
"Selama saudara tinggal di Bangka bersama saudara Sambo dan PC, apakah semua ajudan tinggal disana?" tanya hakim.
"Tidak tahu Yang Mulia" jawab Susi tanpa ragu. Hal ini tentu membuat hakim semakin berang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui