Selebtek.suara.com - Ada peristiwa yang menghebohkan di Pakistan. Sebuah ledakan besar terjadi di sebuah masjid di kawasan Police Lines pada Senin (31/1/2023).
Dilansir BBC, Senin (31/1/2023) korban tewas dari ledakan tersebut meningkat hingga 100 orang. Dari jumlah tersebut 97 adalah anggota polisi.
Bom bunuh diri ini adalah yang terbesar sejak dua pengeboman bunuh diri di Gereja All Saints di September 2013. Kelompok Taliban pun dituduh sebagai pelakunya.
Namun pada kasus pengeboman kali ini kelompok militer membantah hal tersebut. Mereka justru menuduh faksi sempalan yang melakukannya.
"Teroris ingin menciptakan ketakutan dengan menargetkan mereka yang menjalankan tugas membela Pakistan," kata Perdana Menteri Shehbaz Sharif. Dia mengumumkan hari berkabung nasional.
Pada hari Selasa, tim penyelamat bergegas untuk mengambil jemaah yang terkubur di reruntuhan, mengeluarkan sembilan orang hidup tetapi menemukan lebih banyak dari yang mati.
Hal yang cukup menggegerkan lainnya yakni masjid ini terletak di kawasan yang memiliki penjagaan cukup ketat. Karena berdekatan dengan markas polisi dan kantor intelijen dan anti-terorisme.
Sharif menegaskan serangan ini "tidak ada hubungannya dengan Islam". Dia menambahkan, "Seluruh bangsa berdiri bersatu melawan ancaman terorisme."
Peristiwa pengeboman ini terjadi satu hari sebelum perwakilan IMF tiba di Islamabad untuk membicarakan dana talangan 7 miliar dolar (sekitar Rp 105,3 triliun) yang macet. (*)
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Menurun, Yuna ITZY Batalkan Semua Jadwal Kegiatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'