Selebtek.suara.com - Bulan puasa Ramadan sudah berjalan beberapa hari. Di bulan yang suci ini, umat muslim diwajibkan menghindari segala sesuatu yang membatalkan.
Bukan hanya makan dan minum, perkara lain juga bisa membatalkan puasa, salah satunya berhubungan intim atau berjimak.
Bukan hanya membatalkan puasa, mengutip dari hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, orang yang tidak menahan hawa nafsu dan akhirnya berjimak harus melakukan kifarat.
Kifarat atau Kafarat berasal dari kata kafran yang berarti menutupi. Artinya menutupi dosa. Kifarat adalah suatu cara pengganti untuk menebus dosa atau kesalahan yang dilakukan secara sengaja.
Dilansir dari Muhammadiyah, kifarat untuk orang yang berhubungan badan saat puasa diantaranya:
1. Memerdekakan seorang hamba sahaya, kalau tidak mampu memerdekakan hamba, maka
2. Berpuasa dua bulan berturut-turut, kalau tidak mampu, maka
3. Memberi makan enam puluh orang miskin; kalau masih tidak mampu juga, maka
4. Bersedekah menurut sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Baca Juga: Sinopsis Tale of the Nine Tailed 1938, Aksi Lee Dong Wook Menjadi Rubah Berekor
Penting juga diperhatikan, yang disuruh Nabi untuk membayar kifarat adalah laki-laki, sementara hukum kifarat untuk perempuan tisak dijelaskan. Sehingga disimpulkan yang wajib membayar kifarat hanya lelaki saja.
Adapun orang yang berjimak di siang hari saat puasa Ramadan karena lupa, misal tak ingat jika sedang berpuasa, maka hukum kifarat tidak berlaku. Karena ada Hadist Nabi SAW memberikan keringanan hukum kepada orang yang lupa. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026