Selebtek.suara.com – Umay Shahab sudah memulai karirnya di dunia seni peran sejak masih kecil. Dahulunya, Umay dikenal sebagai bocah menggemaskan di sinetron si Eneng dan Kaos Kaki Ajaib.
Selain dalam dunia peran, Umay juga melebarkan kiprah di bidang tarik suara. Ia bahkan sempat terkenal sebagai Umay si Bocah KFC karena sempat menyanyikan lagu restoran cepat saji itu.
Beranjak dewasa, Umay semakin menunjukkan bakatnya. Bukan hanya di bidang seni peran dan tarik suara, ia juga mencoba peruntungan menjadi sutradara.
Debut pertama Umay menjadi sutradara yaitu pada film pendek “Cinta di Balik Awan”. Film ini bisa dinikmati di YouTube.
Sukses dengan film pendek dan series, Umay mulai berani menyutradarai film panjang. Film Panjang perdananya “Kukira Kau Rumah” berhasil menyita perhatian lebih dari 2 juta pasang mata.
Tak sampai disitu, Umay kembali hadir menyutradarai Film panjang keduanya berjudul “Ketika Berhenti di Sini”. Di hari pertama penayangan, film yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Bryan Domani ini berhasil mendapatkan 115 ribu penonton.
Masih bergenre romantic, Ketika Berhenti di Sini menceritakan tentang kisah hidup Dita, yang merasa takut mengalami kegagalan. Ia juga merasa bersalah setelah Ed, kekasihnya meninggal dunia.
Ingin melanjutkan kehidupannya, Dita kembali menjalani hubungan dengan sahabat masa kecilnya. Namun Dita mulai ragu dengan perasaannya setelah menemukan kacamata yang dilengkapi dengan teknologi Augmented Reality (AR).
Kacamata itu mampu menghadirkan Ed kembali seperti saat ia masih hidup.(*)
Baca Juga: Dua Kasus Pembunuhan di Inhu Terungkap, Cekoki Racun hingga Gorok Leher Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor