SUARA SEMARANG - Berikut daftar nama 10 pejabat yang dilantik sebagai Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Rabu (18/5/20220.
Ada nama-nama baru yang masuk dalam daftar yang dilantik pejabat Eselon II di Kota Semarang, mereka menjadi kepala dan setingkatnya.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi melakukan pelantikan pada daftar 10 nama pejabat Eselon II, yang seharusnya ada 11 jabatan.
Satu posisi kosong yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sebab masih menunggu rekomendasi yang turun dari Menteri Dalam Negeri.
Tiga nama baru pada daftar pejabat Eselon II yang dilantik diantaranya yakni Tuning Sunarningsih Kepala DPKAD yang awalnya adalah Asisten Walikota.
Kemudian ada nama baru Wing Wiyarso menjabat Kepala Disbudpar, sebelunnya sebaga Kepala Humas.
Serta ada nama baru selanjutnya yakni Moch Imron yang sebelumnya menjabat Camat Mijen, kini menempati pos Sekretaris DPRD Kota Semarang.
“Ada 10 eselon II dari 11 jabatan kosong yang kita buka kemarin dan hanya satu yang belum bisa dilantik karena masih menunggu rekomendasi dari kementerian Dalam Negeri karena belum di proses oleh Pak Menteri,” kata Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.
Pemkot Semarang sudah mengirimkan tiga besar nama calon Kepala Disdukcapil ke Menteri Dalam Negeri.
Selanjutnya akan dipilih oleh Mendagri siapa yang akan mengisi jabatan Kepala Disdukcapil Kota Semarang.
“Untuk Disdukcapil kita sudah lakukan seleksi sampai wawancara sudah ada tiga besar yang kita serahkan ke Menteri dan nanti akan dipilih salah satu oleh menteri,” katanya.
Walikota Hendi berpesan kepada sepuluh nama pejabat eselon II yang dilantik segera membuat program yang membuat masyarakat kota Semarang lebih nyaman, sejahtera dan merasakan peran pemerintah selama tinggal di Kota Semarang.
“Kalau dasarnya saya selalu ingatkan yakni integritas, dedikasi, loyalitas, kinerja dan profesional itu adalah hal yang wajib tapi saat ini kita harus punya program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Untuk penganggaran, Hendi berpesan agar tetap bisa menggunakan anggaran dengan bijak dan bermanfaat bagi masyarakat.
Jika harus mengeluarkan sejumlah anggaran yang cukup besar, maka program tersebut bisa dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat dan memiliki kualitas yang baik.
Berita Terkait
-
Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar: Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Bikin Akun Instagram, Heeseung Eks ENHYPEN Ganti Nama Panggung Baru, Evan
-
Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Jabatan sebagai Amanah dan Prioritas Layanan Publik
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Annette Edoarda Tegang Selama Syuting Film Horor Songko di Tomohon
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu