SUARA SEMARANG - Tiga siswi SMP pelaku dalam pengeroyokan atas temannya sendiri dengan cara bullying kekerasan fisik langsung dikeluarkan dari sekolah mereka.
Kabar terbaru kasus bullying siswi SMP telah dikeluarkan dari sekolah diinformasikan langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi.
Hendrar Prihadi yang merasa prihatin, langsung memberi perintah Kepala Dinas Pendidikan untuk bisa mengeluarkan siswa yang terlibat kasus bullying dari sekolah.
“Kepala Disdik saya minta untuk mengeluarkan mereka dari sekolah dan pindah sekolah agar mereka bisa jera,” katanya.
Hendrar Prihadi juga mengaku sangat kecewa dengan kejadian bullying tersebut.
Menurutnya, kejadian bullying dengan kekerasan fisik tersebut telah mencoreng institusi pendidikan sebagai tempat mendidik budi pekerti dan rasa nyaman pelajar.
Apalagi, Kota Semarang yang bepredikat Kota Ramah Anak, telah terkotori dengan perilaku pelajar siswi sebuah SMP berplat merah tersebut.
“Jika ada yang seperti kejadian tersebut maka saya bilang ini oknum dan oknum ini harus kita bina lebih baik lagi dan diberi sanksi tegas,” katanya.
Bahwa Kota Semarang tengah mencanangkan gerakan sekolah ramah anak, yakni sekolah sebagai tempat belajar yang aman bagi generasi muda.
Karenanya, Walikota Semarang menyerahkan kasus bullying dengan kekerasn fisik siswi SMP kepapada penyelidikan kepolisian.
Kepada polisi, Hendrar Prihadi meminta untuk mengusut tuntas kejadian bullying kekerasan fisik siswi SMP tersebut.
“Maka saya dukung Polrestabes untuk mengusut tuntas supaya membuat jera tidak hanya pelaku tapi generasi muda lainnya," katanya, Rabu 25 Mei 2022.
“Pak Kapolrestabes tidak perlu sungkan untuk memproses kasus ini, kita dukung. Saya sampaikan jika memang masuk unsur pidana ya silakan diproses,” katanya.
Sebelumnya, terjadi Kasus bullying dengan kekerasan fisik terjadi di Alun Alun Kota Semarang komplek Pasar Johar, viral di media sosial pada Selasa 24 Mei 2022.*
Berita Terkait
-
Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas