/
Senin, 06 Juni 2022 | 20:15 WIB
Basarnas Semarang

SUARA SEMARANG - Seorang bocah berumur 4 tahun warga Desa Tanabaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang hanyut terbawa arus selokan di desanya.

Bocah dengan nama Athaya Najib Zashirul Khaq tersebut dilaporkan hanyut pada Sabtu (4/6/2022) lalu saat bermain bersama teman-temannya dalam kondisi hujan.

Pada Senin (6/6/2022) sore pukul 17.00 bocah tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke RSUD Dr. M Ashari Kabupaten Pemalang.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menjelaskan, kronologi kejadian terjadi pada Sabtu (4/6/2022) sekitar pukul 15.25 WIB Najib bersama temannya main hujan-hujanan.

Sandal milik Najib jatuh keselokan dan hendak mengambilnya.

Namun dia yang saat itu mengenakan celana pendek cokelat terseret arus selokan.

"Diduga saat kejadian arus deras Najib terseret arus hanyut hilang tenggelam" ungkap Heru.

Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan melakukan penyisiran dari tempat kejadian menuju ke muara Sungai kali Babakan dan pantau di sekitar jembatan Kalitorong.

Heru memaparkan, pencarian dibagi menjadi empat Search Rescue Unit (SRU):

- SRU 1 penyisiran dengan perahu rafting di Wadas Malang.

- SRU 2 dan 3 penyisiran sungai dari tempat kejadian hingga Wadas Malang sejauh 4 Km

- SRU 4 melakukan pemantauan di pintu air Lanji Ladang.

"Hari ini, Senin (6/6/2022) sekira pukul 17.00 WIB Najib berhasil diketemukan sejauh 28 Km dari tempat kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Dr M Ashari Kabupaten Pemalang," punkasnya.

Load More