SUARA SEMARANG - PSIS Semarang resmi melepas pemain yang disebut oleh pendukung Mahesa Jenar sebagai jimat tim. yakni Komarodin.
Komarodin sebelumnya telah bermain untuk PSIS Semarang selama empat tahun.
Namun hingga saat ini, belum diketahui ke mana Komarodin akan bermain selepas hengkang dari PSIS Semarang.
Selama di PSIS Semarang, Komarodin selalu mendapatkan sorotan dari para penndukung.
Komarodin dilihat sebagai sosok yang memberikan keberuntungan kepada PSIS Semarang.
Meskipun minim kontribusi gol, winger lincah ini kerap merepotkan barisan pertahanan lawan dengan kecepatannya.
Seperti pada saat PSIS Semarang melawan Barito Putera, Komarodin menjadi aktor kemenangan Mahesa Jenar meski tidak mencetak gol.
Waktu itu Komarodin tidak sempurna dalam mengontrol bola hingga si kulit bundar justru jatuh ke kaki rekan setim, Jonathan Cantillana.
Dengan cepat, Jonathan Cantillana menyambar dan menendang bola ke arah gawan Barito Putera dan menghasilkan gol kemenangan.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menjelaskan bahwa kedua belah pihak sudah menemui kata sepakat dalam pengakhirkan kerja sama.
PSIS Semarang mengucapkan terima kasih atas dedikasi dari pemain asal Kendal ini selama empat tahun membela Laskar Mahesa Jenar.
Pihaknya juga mendoakan Komarodin agar tetap sukses di mana pun pemain asal Kendal tersebut bermain.
"Semoga ke depan selalu diberi kesehatan dan kesuksesan dimana pun Komar berkarir,” tutur Yoyok Sukawi.
Komarodin bergabung bersama PSIS sejak kompetisi Liga 1 tahun 2018 lalu direkrut dari Persegres Gresik.
Berita Terkait
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
-
Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks
-
DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Ungkap Misteri Puteri Gunung Ledang dalam Bukuloka: Janji Di Puncak Ledang
-
Manggala Agni Berupaya Padamkan Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan
-
Cici Nuni Ungkap Rahasia Sukses Jadi Affiliator, Penghasilannya Setara Pekerja Kantoran
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
TikTok Made Me Buy It: Saat Budaya Konsumtif dan FOMO Berkolaborasi
-
Bakar Sampah Bukan Solusi Praktis: Mengapa Cara Tradisional Ini Justru Mengancam Nyawa?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?