SUARA SEMARANG - Profil Brigita Manohara ternyata bukan sembarang orang, sebuah anugeh MURI pernah didapatkan sebab sejumlah gelar akademik menterengnya.
Pesona profil Brigita Manohara selain tampil cantik sebagai presenter juga memiliki jenjang sederet gelar akademik.
Gelar akademik yang disandang Brigta Manohara yakni dari title sarjana, magister hingga doktoral.
Manariknya, gelar akademik satu strata tersebut tidak hanya satu yang raih oleh Brigita Manohara.
Sibuk dengan dunia akademik pendidikan inilah yang menjadi salah satu sebab Brigita Manohara jarang tampil sebagai presenter.
Terkait pendidikan, perempuan dengan profil dan biodata kelahiran Jakarta 2 November 1985 ini memiliki banyak gelar akademik yang mentereng.
Awal pendikan sarjana ia punya double degree, Brigita Manohara punya dua gelar sarjana yakni S1 Arsitektur di Insititut Teknologi Sepuluh Nopember dan Ilmu Hukum di Universitas Yos Sudarso Surabaya.
Ia melanjutkan kejenjang magister S2, juga dengan double degree yaitu studi pascasarjana Ilmu Hukum Pidana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Juga menempuh gelar magister studi pascasarjana program Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Dr. Soetomo Surabaya, lulus dengan predikat cum laude.
Tahun 2016, Brigita melanjutkan studi doktoral di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dengan penjurusan mengenai tata kelola migas.
Banyaknya disiplin ilmu dan gelar yang ia peroleh maka MURI menganugerahkan rekor pada Brigita Manohara.
MURI menilai sebagai jika Brigita Manohara berbeda dengan perempuan lainnya yang bisa menyinergikan karir dan gelar pendidikan akademik.
Nama lengkap dan gelar dia adalah Dr. Brigta Manohara S.H, S.T, M.Kom, M.H. Dengan gelar pendidikan terbaru adalah Doktor Ilmu Hukum Universitas Indonesia.
Anugerah rekor MURI yang diberikan adalah Perempuan Presenter Dengan Gelar Akademik Terbanyak dan Perempuan Presenter Televisi Pertama Bergelar Doktor Hukum.
Profil dan Biodata Brigita Manohara:
Berita Terkait
-
7 Fakta Presenter Cantik Brigita Manohara, Diperiksa KPK, Raih MURI Gelar Akademik Terbanyak, Gagal Nyaleg
-
Profil Biodata Brigita Manohara, Presenter Segudang Prestasi Diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi
-
Profil Sosok Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang Dinonaktifkan Kapolri
-
Profil Pilot Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, Baru Menikah 2021 Kemarin
-
Profil Biodata Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Megawati Dibuat Gagap Sebut Namanya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan