/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:20 WIB
Bus listrik MAB diserahkan ke Pemkot Semarang. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Pabrikan otobus Mobil Anak Bangsa (MAB) menyerahkan satu unit bus listrik kepada Pemkot Semarang, Jumat (12/8/2022).

Satu unit bus listrik MAB yang diserahkan kepada Pemkot Semarang berjenis kendaraan angkutan umum dengan kapasitas 45 orang penumpang.

Pemkot Semarang akan memanfaatkan bus listrik MAB untuk angkutan penumpang wisata keliling kota.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan satu unit bus listrik MAB dibeli dengan harga Rp 5,1 miliar.

"Bus listrik ini untuk mengurangi polusi udara jadi bisa untuk mengantarkan masyarakat keliling wisata kota Semarang," katanya.

Hendi, sapaan walikota, mengatakan anggaran bus listrik MAB diambil dari APBD dengan rincian Rp 4,5 miliar untuk unit armada bus dan Rp 500 juta untuk unit chargernya.

Bus Listrik MAB yang diserahkan ke Pemkot Semarang dengan jenis middle deck tipe MD12E NF.

Bus listrik ini menyimpan daya baterai 315 KW dengan kapasitas charger yang dimiliki adalah 150 KW.

Sehingga untuk bisa mengisi penuh baterai bus listrik bisa memakan waktu 2 jam hingga full dari nol daya.

Baca Juga: Jadwal MPL ID Season 10 Pekan Pertama, Dibuka Geek Fam vs RRQ Hoshi Jumat 12 Agustus 2022 Sore

"Untuk kemampuan jarak tempuh bisa sampai 250 km saat bateri terisi penuh," kata Kelik Irwantono, Direktur Utama MAB.

Bus juga bisa melaju dengan kecepatan standar 100 km perjam dan bisa dimaksimalkan hingga 150 km perjam.

Kelik menyebut keunggulan dari bus listrik MAB sangat efisien dibandingkan kendaraan konvensional.

Terutama untuk sparepart seperti tidak ada ganti oli. Sementara untuk perawatan juga tidak ada komponen utama seperti bus pada umumnya.

"Lainnya tinggal semprot agar tak berdebu, dari sisi energi juga sangat efisien dibanding harga solar, bisa sepertiganya," katanya.

MAB juga memberikan layanan after sales dimana bisa kapan pun melakukan perawatan sebab pabrik ada di Kabupaten Demak, jarak relatif lebih dekat dengan Kota Semarang.

Load More