SUARA SEMARANG - Timsus berangkat ke Magelang guna menelusuri penyebab kemarahan Ferdy Sambo yang memicu niat merencanakan pembunuhan pada Brigadir J.
Diketahui, dalam pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka, Ferdy Sambo mengatakan awal mula kemarahannya pada Brigadir J terjadi di Magelang.
Ferdy Sambo mengaku mendapat aduan dari istrinya, Putri Candrawathi saat berada di Magelang hingga dirinya memutuskan mengakhiri hidup Brigadir J sesampainya di rumah dinasnya di Jakarta.
Dalam pengakuannya, Ferdy Sambo mengatakan dirinya mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarganya.
Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, penelusuran ke Magelang ini dilakukan agar kejdaian bisa tergambar secara utuh.
"Faktor pemicu kejadian di Magelang sebagaimana diungkapkan FS," ujar Agus Andrianto.
Agus menambahkan, penyidik akan mengumpulkan barang bukti yang dibutuhkan untuk penyidikan kasus tersebut.
Dalam penelusuran ke Magelang ini, penyidik tidak menyertakan Putri Candrawathi.
Namun, penyidikan menjadikan keterangan Putri Candrawathi sebagai dasar dalam proses penyidikan.
Baca Juga: Dikerjai Istri saat Ngigau Baca Ayat Kursi, Suami: Tolong, tolong, tolong!
"Kami juga mendasari keterangan yang bersangkutan (Putri Candrawathi) juga dalam proses penyidikan yang kami lakukan," tukasnya.
Hingga kini, Putri Candrawathi masih belum bisa dimintai keterangan terkait pembunuhan Brigadir J yang direncanakan Ferdy Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak