SUARA SEMARANG - Pemkot Semarang mendorong para pelajar yang memasuki usia 16 dan 17 tahun untuk memiliki E KTP.
Kepemilikan E KTP menjadi penting bagi pelajar sebab sudah memasuki usia wajib yang harus beridentitas kependudukan.
Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, mengajaknya para pelajar untuk membuat E KTP cukup di kelurahan.
Melalaui layanan akhir pekan di setiap kelurahan bisa memanfaatkan untuk membuat E KTP bagi para pelajar.
"Pelajar ini kan waktunya terbatas dari Senin hingga Jumat, maka akhir pekan bisa datang ke kelurahan buat E KTP," kata Mbak Ita, di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari, Minggu (29/10/2022).
Kepada para pelajar, Mbak Ita mengajak untuk menyempatkan waktu ke keluraham masing-masing dalam pengurusan identitas E KTP.
Selain itu, sebagai inovasi pelayanan, jemput bola ke sekolah juga dilakukan oleh Dispendukcapil.
"Hal ini penting karena milenial sekarang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu 2024, maka harus terdaftar E KTP," katanya.
Kepala Disdukcapil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo menyampaikan, ada sekitar 40 ribu pelajar yang belum memiliki E-KTP dan telah memasuki usia 17 tahun.
Baca Juga: Manchester United vs West Ham: Jadwal, Link Live Streaming dan Head to Head
Para pelajar bisa memanfaatkan layanan akhir pekan di kelurahan dan fasilitas jemput bola di sekolah, dengan syarat membawa kartu keluarga (KK) dan akta lahir.
"KK dan akta lahir untuk mencocokkan identitas nama agar tidak keliru dalam penulisan di E KTP," katanya.
Pasalnya, banyak ditemukan kasus kesalahan penulisan nama antara yang tertera di akta lahir dan KK dengan nama di E KTP.
Terkait proses pembuatan E KTP di tingkat kelurahan bagi pelajar, untuk usia yang sudah masuk 17 tahun maka akan segara jadi di tempat. Sedangkan yang masih 16 tahun menunggu sampai usia 17 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Sriwijaya FC Tak Mau Usulkan KLB PSSI: Klub Hanya Fokus Keberlanjutan Liga 2
-
Nonton Semarang Flower Festival 2022, Ini Rute dan Jalan yang Ditutup
-
Lomba Inovasi Bahan Makanan Pendamping Beras di Kelurahan Kaligawe, Walikota Semarang Mbak Ita: Ciptakan Ketahanan Pangan
-
WNA Ini Tegur Dua Pelajar Sedang Merokok, Aksinya Bikin Salut: Minta Maaf ke Mamamu
-
Amien Rais soal Pidato Jokowi di HUT Golkar: Bak Menepuk Air Didulang Terpercik Muka Sendiri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Media Vietnam Soroti Banyak Pemain Naturalisasi Gabung Super League Demi Juara Piala AFF 2026
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan
-
Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
5 Bedak Padat Two Way Cake untuk Tampilan Cepat dan Praktis Seharian