SUARA SEMARANG - Gelandang elegan milik PSIS Semarang Wawan Febrianto menyatakan paham apa yang dimaksud oleh Septian David Maulana.
Bahkan rekan lainnya satu tim, Ucil atau Ferdyan Wahyu Sugiyantoro juga memastikan hanya tinggal menunggu waktu saja. Ia menyebut dengan istilah bahwa Jawa tinggal nunggu Mbledose.
Sebelumnya, Septian David Maulana saat ini sedang panas dirumorkan bakal pindah klub dari PSIS Semarang.
Lama tak dimainkan di PSIS Semarang akibat pemulihan cedera, Septian David Maulana rupanya dikabarkan dilirik klub elit Liga 1.
Hal ini dikarenakan kondisi Septian David Maulana yang sudah mulai membaik dan sudah ikut bergabung latihan dengan para punggawa PSIS Semarang lainnya.
Semasa masih diturunkan di PSIS Semarang, Septian David ditugaskan menusuk di sisi kiri sayap PSIS Semarang.
Umpan-umpan manja dan akurat Septian sangat membahayakan bagi gawang musuh. Entah berapa striker merasakan umpan asistnya, dari Bruno Silva, Hari Nur, hingga Jonathan Cantilllana.
Cedera yang membekapnya juga tak mengurangi ketertarikan beberapa klub untuk merekrutnya. Konon Persib Bandung paling getol menunggu kontrak tanda tangan dia.
Bursa transfer pemain pun sepertinya bakal bertengger nama Septian David Maulana untuk dilepas PSIS Semarang.
Baca Juga: Welcome Gelandang dan Kiper Baru PSIS Semarang, WTN dan Redondo Minggir Dulu
Meski demikian, kabar tentang Septian David Maulana hengkang dari PSIS Semarang langsung di tepis oleh CEO Yoyok Sukawi.
"Septian David not for sale dan stay blue. Blue PSIS pastinya. Dia salah satu pemain penting di PSIS," tegas Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu (28/12).
Yoyok Sukawi juga menambahkan bahwa saat ini Septian David tengah dalam proses pemulihan dari cedera yang ia alami.
"David saat ini masih proses pemulihan dan sudah masuk dalam proses pengembalian kondisi fisik. Doakan segera fit 100 persen dan segera merumput di putaran kedua nanti," tutup Yoyok Sukawi.
Di sisi lain, Septian David Maulana dalam postingan pada akun Instagram pribadinya memberikan pernyataan yang cukup membuat orang penasaran.
Dia menyatakan bahwa ambisi itu memang diperlukan tapi tidak perlu menjadi ambisius . Entah kepada siapa pernyataan tersebut ia tujukan.
Berita Terkait
-
Wajah Bahagia 2 Pemain Asing PSIS Semarang Saat Libur Natal
-
SDM Diminta Tolak Persib, Fans PSIS Semarang Minta Segera Pindah ke Jepang, Septian David: Lets Go
-
Jonathan Cantillana Tinggalkan PSIS Semarang, Kini Berada di Chile
-
Putaran Pertama Rampung, Suporter PSIS Semarang Tagih Janji Pelatih Kepala Definitif
-
PSIS Semarang Diterpa isu "Pinjam Lisensi" Pelatih "My Friend"
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas