SUARA SEMARANG - Jonathan Cantillana menyampaikan ucapan terima kasih untuk PSIS Semarang melalui instagramnya.
Jonathan Cantillana yang dalam beberapa musim terkahir menjadi andalah PSIS Semarang akhirnya benar-benar dilepas.
Dalam ucapan pamitnya, Jonathan Cantillana juga mengunggah beberapa gol cantiknya bersama PSIS Semarang di BRI Liga 1.
"terima kasih Psis Semarang, terima kasih 2022," tulis Jonathan Cantillana mengawali captionnya.
Jonathan Cantillana memang sejak awal Desember 2022 lalu menyampaikan bahwa bulan itu adalah bulan terakhirnya berseragam PSIS Semarang.
Dia mengatakan akan mencari tantangan baru bersama keluarganya setelah berpisah dengan Mahesa Jenar.
Dalam unggahan terbarunya, pemain berpaspor Palestina tersebut mengungkapkan banyak kesulitan dia hadapi di awal liga berjalan.
Dengan sudah lepasnya Papa Jojo, panggilan akrab Jonathan Cantillana dari PSIS Semarang, dia mengatakan akan menghadapi tantangan baru di tahun 2023 ini.
"Saya siap menghadapi tantangan baru di tahun 2023 ini. Saya selalu tampil dengan usaha keras tetapi kami mengalami banyak kesulitan di bagian pertama liga ini tetapi sepak bola seperti itu dan semuanya harus berlanjut," ungkapnya.
Baca Juga: Momen Cristiano Ronaldo Bicara Bahasa Arab saat Diperkenalkan Al Nassr: Ana Aalami!
Tidak lupa, Jonathan Cantillana juga mengucapkan banyak terima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya selama berkarier di PSIS Semarang.
"selalu terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya selama ini," tambahnya.
Dilansir dari transfermarkt, Jonathan Cantillana tampil sebanyak 13 kali membela PSIS Semarang di BRI Liga 1 musim 2022/2023.
Sudah empat gol dia cetak untuk laskar Mahesa Jenar dan masuk dalam jajaran top skor di dalam klub bersama Taisei Marukawa dan Riyan Ardiansyah.
Musim ini, Jonathan Cantillana telah mengantongi empat kartu kuning dan belum pernah mendapatkan kartu merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'