SUARA SEMARANG - Eks pelatih Persib Bandung Roberts Alberts menjadi sasaran protes suporter Persija Jakarta usai menyebutkan 4 wasit.
Robert Alberts menyampaikan saat itu pendukung Persija tak peduli apapun caranya asalkan bisa menjadi juara yaki di tahun 2018.
Ucapan Robert Alberts soal Persija ini turut menyebabkan Persib Bandung terseret-seret lantaran kejadian itu hampir bersamaan dengan kepindahannya.
Nama Robert Alberts ramai dibicarakan oleh suporter Persib Bandung maupun Persija Jakarta.
Kronologi itu bermula saat Robert Alberts hadir di podcast youtube Sport77Official dan membicarakan soal pengalamannya melatih di sejumlah klub Indonesia, seperti Persib Bandung, PSM Makassar dan Arema FC dan apa saja yang terjadi.
Dalam sebuah momen, Robert Alberts menyebabkan gagal menjadi juara karena ada ketidakberesan soal penunjukan wasit di laga Persija.
Harus digarisbawahi, saat itu Robert Alberts menceriakan ketika tahun 2018 atau saat menukangi PSM Makassar dan bukan Persib Bandung.
Berikut ini ucapan lengkap Robert Alberts soal Persija dan wasit yang memimpin dan menimbulkan kontroversi.
"Target pada tahun lalu adalah menjadi pemenang. ya saat itu tahun 2018.
Baca Juga: Blak-Blakan Robert Alberts Jeblok di Persib Bandung, Kecewa "Permen Karet"
Kami berada dalam jalur perjalanan menuju juara, tetapi ini sesuatu yang saya masih terkejut dengan dukungan, bahkan pendukung Persija mengatakan "saya tak peduli jika kita memenangkan liga dengan korupsi selama kita mendapatkan gelar juara."
Dan ini adalah sesuatu yang merupakan indonsia ini, maksud saya ini Indonesia, saya masih melihat ke belakang bahwa di sana PSM benar-benar dalam perjalanan untuk menjadi juara.
Sekarang apa yang terjadi dalam empat pertandingan terakhir di liga adalah apa yang terjadi saya yang mengungkitnya.
Soal wasit. Wasit yang sama untuk Persija itu dalam empat pertandingan terakhir.
Ini hanya bisa terjadi di Indonesia dan tidak ada yang memperhatikannya."
Ucapan itu ada di video di akun youtube Sport77Official pada 30 Januari 2023 meski saat ini tak bisa ditemui lagi.
Berita Terkait
-
Blak-Blakan Robert Alberts Jeblok di Persib Bandung, Kecewa "Permen Karet"
-
3 Alasan Rezaldi Hehanusa Bisa Kembali ke Timnas Indonesia usai Reuni dengan Luis Milla di Persib
-
5 Pemain yang Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia dan Luis Milla di Persib
-
Gabung Persija, Harga Witan Hanya Sepertujuh dari Pemain Termahal Macan Kemayoran Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup