SUARA SEMARANG - Beredar video yang memperlihatkan beberapa oknum Bonek bernarasi berbuat onar di Jalan Kaligawe Kota Semarang.
Dalam video itu, terlihat ada satu orang terkapar dan ditolong oleh seseorang kemudian mengusir gerombolan diduga Bonek tersebut.
Mereka kemudian berjalan di pinggir Jalan Kaligawe dan menendang motor berwarna putih yang tergeletak.
"Info gerombolan onar lur
Segerombolan manusia beratribut suporter bola bonek (ijo) melakukan kerusuhan dengan melakukan Penganiayaan dan pengrusakan dan penjarah warung .
Ini kejadian di darah jalan kaligawe Semarang.
Sudah langsung di tangani oleh pihak berwajib dari hasil laporan warga.
Ngene kok meh maju bro bro.. Ket kae kok oknum oknum ngene seng marai nyusahin warga kota lain yen ono balbalan.
Selalu berhati-hati dan waspada lur
Info @informasiseputarsemarang," tulis caption instagram @infokejadiansemarang.new, Rabu (8/2/2023).
Diketahui, hari ini seharusnya digelar pertandingan antara PSIS Semarang vs Persebaya di Stadion Jatidiri.
Meskipun pertandingan dibatalkan, beberapa orang beratribut hijau khas klub Persebaya datang ke Kota Semarang.
Bahkan ada beberapa yang tidur di teras mini market dan sudah diimbau pulang oleh petugas dari kepolisian.
Adapun alasan ditundanya pertandingan PSIS Semarang vs Persebaya adalah tidak turunnya izin dari kepolisian.
"Berbagai upaya telah dilakukan oleh panpel dengan melakukan rapat koordinasi dengan pihak keamanan dan perwakilan suporter, namun dari pihak kepolisian belum memberi izin dan memberi saran laga tersebut ditunda,” ujar ketua panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto pada Senin (6/2/2023).
Berita Terkait
-
Nekat Datang ke Semarang Meski Pertandingan Ditunda, Bonek Dihadang Polisi, Dipulangkan Paksa
-
Polisi Sebut Ada Enam Pelaku dalam Aksi Dugaan Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
-
Ukur Denyut Nadi, Shin Tae Yong Mencak-Mencak Marahi Pemain Muda Timnas, Ada pemain Persib dan PSIS Semarang
-
Delvin Rumbino Sudah Ikut Latihan PSIS Semarang, Lini Tengah Semakin Solid
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'