SUARA SEMARANG - Ulah oknum Bobotoh atau suporter Persib Bandung kedapatan ditegur oleh Humas Polres Bogor.
Aksi suporter Persib Bandung tersebut bisa saja merugikan klub maupun Bobotoh kedepannya karena melanggar peraturan saat memasuki Stadion.
Tak tanggung-tanggung, pelanggaran oknum Bobotoh Persib Bandung tersebut ditegur di media sosial Humas Polres Bogor yang telah centang biru.
Hal itu bermula saat akun instagram @nciogel14 mengunggah dua foto yang berisikan aksi oknum Bobotoh Persib Bandung.
Foto pertama, seorang perempuan suporter Persib Bandung memanjat pagar stadion untuk bisa masuk dan menonton laga.
Aksi keduanya ditengarai terjadi saat Persib Bandung menjamu PSM Makassar di Stadion Pakansari Bogor.
Pada foto kedua, terlihat perempuan yang sebelumnya memanjat pagar stadion sudah berada di dalam stadion dan berfoto bersama seorang laki-laki yang mengenakan atribut Persib Bandung.
Foto kedua tersebut berlatar belakang kondisi lapangan di dalam stadion sebelum Persib Bandung bertanding.
"Demi Persib ga kbagian tiket akhirnya mode ...," tulis akun tersebut.
Mungkin bermaksud memamerkan upayanya untuk memberikan dukungan pada klub tercinta Persib Bandung, akun tersebut kena tegur akun resmi Humas Polres Bogor.
Polres Bogor mengingatkan agar suporter Persib Bandung tak asal-asalan masuk stadion karena ada tiket yang harus dibawa serta melalui pintu yang telah disediakan.
Suporter Persib Bandung juga diminta tertib aturan serta menjadi contoh bagi suporter-suporter sepakbola di Indonesia lainnya.
"Meh naon kikituan neng? Mun teu boga tiket ulah maksakeun, sayang bgt padahal bobotoh harusnya tertib loh," @humaspolresbogor.
Kejadian itu pun menjadi sorotan warganet karena menilai tindakan oknum Bobotoh Persib Bandung itu bisa saja akan merugikan klub kedepannya.
Paling dikhawatirkan adalah perizinan untuk menggelar laga Persib Bandung, sebagaimana diketahui sejumlah laga di Liga Indonesia terpaksa ditunda atau digelar tanpa penonton karena tak mendapatkan rekomendasi dari aparat keamanan.
Berita Terkait
-
Minta Pemain Persib Tidak Larut dalam Kesedihan, David da Silva: Tegakkan Kepala, Kita Bisa!
-
Reaksi Datar Luis Milla Usai Tren Positif Persib Bandung Diputus PSM Makassar
-
Pelatih RANS Nusantara FC: Lawan Persib Bandung Bukan Perkara Mudah
-
PSSI Usahakan Turnamen Mini Digelar di SUGBK dan Stadion Patriot
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial