SUARA SEMARANG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penopang perekonomian di masa pandemi Covid-19. Meski demikian, banyak pelaku UMKM yang hingga kini masih mengalami sejumlah kendala agar bisa naik kelas, tak terkecuali di Kota Semarang.
Berbagai kendala yang dihadapi UMKM di antaranya terkait permodalan hingga pemasaran produk.
Karenanya, anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Melly Pangestu, meminta dinas terkait agar bisa memfasilitasi solusi berbagai kendala tersebut.
"Dari beberapa pelaku UMKM yang kami temui, kendala yang dihadapi masih pada permodalan dan pemasaran. Karena itu, kami berharap Pemkot Semarang turun tangan mengatasinya," kata Melly, Sabtu (18/2/2023).
Diakuinya, banyak fasilitasi hingga pelatihan yang diterima para pelaku UMKM dari berbagai instansi hingga swasta.
Namun, faktanya hal itu belum menyelesaikan berbagai kendala yang ada.
Menurut Melly yang juga Ketua DPD PSI Kota Semarang itu, yang dibutuhkan pelaku UMKM yakni pendampingan hingga menyeluruh.
Dengan pendampingan tersebut, nantinya bisa membantu UMKM dalam hal mendapatkan bahan baku, permodalan hingga memasarkan produknya.
"Tentunya pendampingan menyeluruh tersebut diharapkan dapat membantu mengantarkan UMKM naik kelas dan berdaya saing," harapnya.
Dari data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, hingga saat ini ada 29.152 pelaku UMKM di Kota Semarang yang terdata.
Jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya tingkat perekonomian masyarakat.
Melly menambahkan, dengan jumlah yang banyak, juga dibutuhkan peran swasta dalam menumbuhkan UMKM di Kota Semarang.
Selain pihak perbankan dalam hal membantu permodalan, juga diharapkan ada sinergi antara UMKM dengan industri sedang bahkan industri besar.
"Sinergi itu dalam bentuk pemasarannya. Misal, industri sedang yang produknya sama dengan UMKM bisa saling membantu dengan mengambil produk UMKM tersebut. Hal itu perlu kehadiran Pemkot untuk memfasilitasi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Ancaman Cyberbullying dan Pornografi Meningkat, Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS
-
49 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Juni 2026: Bongkar Meta Baru dan Tiket Draft Voucher
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
3 HP Infinix RAM Besar dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen
-
5 Parfum Lokal Unisex untuk Olahraga, Tetap Wangi Segar Walau Berkeringat Parah
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Paduan Hidup Sehat dengan Teknologi AI, ACERUN 7K 2026 Hadir dengan Tantangan Baru
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri