Seperti diketahui ada beberapa pemain Asia Tenggara yang saat ini bermain di K-League yakni Asnawi Mangkualam di Timnas Indonesia, dan Nguyen Van Toan di Timnas Vietnam, hingga Kogileswaran Raj di Timnas Malaysia.
Asnawi Mangkualam bek sayap Jeonnam Dragons memainkan peran penting dalam klub.
Masih melansir Newsis, Asnawi Mangkualam menyebut dirinya tidak pernah menghadapi rasisme selama bermain di K League.
"Saya tidak pernah mengalami rasisme di Korea atau di K-League," kata Asnawi.
Meski begitu, Asnawi menyayangkan komentar rasis yang dilontarkan para pemain Ulsan di K League 1.
"Saya tidak tahu persis apa itu, tapi saya merasa kasihan dengan fakta bahwa ada komentar rasis di dalam K-League." kata Asnawi.
Asnawi mengatakan siapapun harus waspada terhadap diskriminasi ras, kejadian itu bisa jadi momen perbaikan.
"Saya pikir kita harus saling menghormati sebagai manusia yang hidup bersama. Ras, asal, asal, dan kesuksesan tidak penting, tapi saya pikir kita harus hidup dengan menghormati satu sama lain. Saya ingin bermain," katanya.***
Baca Juga: Diamnya Erick Thohir, Rumput Stadion GBK Penyet usai Acara Partai, Beda Gaya dengan Konser Blackpink
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah