SUARA SEMARANG - Alumni Muda dan Akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Sebelas Maret (UNS) telah mendeklarasikan dukungan mereka untuk Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI periode 2024-2029. Mereka tergabung dalam Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi Undip, Unnes, dan UNS Bersama Ganjar (Pena Mas Ganjar).
Deklarasi ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang merupakan alumni dan mahasiswa dari universitas ternama di Jawa Tengah. Acara deklarasi ini dilaksanakan di Ballroom Hom Hotel Semarang, Jalan Pandanaran Nomor 119, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (14/7/2023).
Koordinator Pena Mas Ganjar, Reza Abdurrakhman, menyatakan bahwa para alumni muda dan akademisi dari tiga universitas terkenal di Jawa Tengah ini telah melakukan banyak diskusi mengenai preferensi sosial politik untuk masa depan dan ke arah mana mereka condong. Akhirnya, mereka sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon pemimpin baru Indonesia.
"Kami akhirnya mendukung calon pemimpin baru Indonesia. Kami merumuskan dan sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo," ungkapnya dalam kesempatan tersebut.
Reza menjelaskan bahwa Ganjar Pranowo, yang merupakan bakal calon presiden dari PDIP, selama sepuluh tahun memimpin Jawa Tengah sering hadir dalam kegiatan mahasiswa dan akademisi.
"Jelas, tujuan kami adalah mendukung dan mendampingi pergerakan Bapak Ganjar untuk menjadi presiden 2024 melalui gagasan seorang akademisi. Kami juga akan memperkuat jaringan alumni muda di Jawa Tengah untuk mendukung Ganjar," tambahnya.
Selain deklarasi, Pena Mas Ganjar berencana untuk mengadakan kegiatan kemasyarakatan guna memperluas jaringan dukungan. Mereka juga akan bekerja sama dengan program Ganjar Pranowo dalam beberapa kesempatan.
"Kami akan membuat gagasan tulisan. Jadi, apa yang Ganjar lakukan akan kami narasikan dalam sebuah tulisan dan disebarluaskan melalui media sosial. Kami akan menghadirkan sosok yang peduli terhadap dunia akademisi," jelas Reza.
Selain deklarasi, loyalis Ganjar tersebut juga menggelar diskusi publik dengan tema "Pemilih Muda dan Pemilu 2024: Preferensi Sosial Politik, Mencari Presiden Indonesia yang Ideal". Melalui diskusi ini, mereka berharap dapat mengetahui preferensi dan pilihan anak muda mengenai pemimpin baru.
Baca Juga: Nathalie Holscher Pamer Beli Mobil Baru Usai Lepas Hijab, Netizen: Bentar Lagi Main DJ
"Dari hasil diskusi ini, kami akan membuat tulisan sebagai rujukan dan rekomendasi. Pertama-tama, kami akan membahas harapan generasi muda. Kemudian, kami akan merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat kami lakukan untuk mendukung Ganjar," tambah Reza.
Deklarasi dan diskusi ini juga membuka ruang diskusi publik mengenai visi, misi, dan program-program yang akan dijalankan oleh Ganjar Pranowo.
"Kami berharap mahasiswa dari universitas lain juga dapat bergabung bersama kami dalam satu suara dan satu pergerakan untuk mendukung Bapak Ganjar menjadi presiden," ujar Reza.
Pena Mas Ganjar juga menekankan pentingnya nilai-nilai kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab sosial. Melalui pergerakan ini, mereka berharap dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan akademisi.
Salah satu peserta deklarasi, Andi Rizqi Mubaroq, menyatakan bahwa diskusi publik ini dapat membuka wawasan para pemilih muda mengenai kriteria seorang presiden yang layak dipilih.
"Diskusi ini sekaligus merupakan upaya untuk mendapatkan dukungan suara dari alumni Undip, Unnes, UNS, dan pemuda lainnya untuk mendukung Bapak Ganjar," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta