SUARA SEMARANG - Sosok-sosok empat sekawan asal Belanda tak semua tuntas dalam program naturalisasi yang diminta Shin Tae Yong untuk mengisi skuad di Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Dua dari empat nama kelahiran Belanda tersebut kini telah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sesuai harapan Shin Tae Yong mengisi kekuatan Timnas Indonesia.
Kedua nama dari total empat sosok muda itu bahkan dipercaya Shin Tae Yong sudah debut dalam laga penting FIFA Matchday Timnas Indonesia Vs Argentina beberapa waktu lalu.
Dua nama itu yakni penyerang muda Rafael Struick yang membela Ado Den Haag dan Ivar Jenner membela FC Utrecht.
Namun sebetulnya ada dua nama lain yang belum tuntas menjadi WNI, dalam prosesnya.
Shin Tae Yong memang hanya mendapat dua nama yakni Rafael Struick dan Ivar Jenner.
Barangkali tidak semua nama bisa lolos dalam seleksi yang dilakukan Shin Tae Yong, namun performa yang menanjak bisa jadi kabar gembira.
Mengingat usia dari pemain-pemain yang hendak diorbitkan Shin Tae Yong itu masih cukup muda dengan rata-rata 20 tahun.
Dua nama lain yang belum tuntas untuk naturalisasi yakni Justin Hubner dan Zico Soree.
Baca Juga: Elkan Baggott Masuk Skuad, Ini Jadwal Ipswich Town di Divisi Championship 2023/2024
Moncer di Klub
Nama Justin Hubner memang cukup fenomenal sebab disebut memilih membela Timnas Belanda U 20.
Seiring berjalannya waktu, pemain 19 tahun yang membela klub Britania Raya Wolverhampton Wanderers U 21 bisa saja berubah sikap.
Justin Hubner masih memajang foto dirinya berseragam Timnas Indonesia dan memberikan lambang bendera Indonesia pada akun Instagram pribadinya.
Sosok bek tengah itu tentu masih menjadi pemain yang bisa dipakai Shin Tae Yong, mengingat kejuaraan penting yang bakal dihadapi Merah Putih.
Sejumlah kejuaraan mulai dari Asian Games, Piala Asia AFC Cup 2023, hingga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026