SUARA SEMARANG -- PSIS Semarang didenda oleh Komite Disiplin PSSI hingga Rp150 juta karena ulah oknum suporter.
PSSI telah menetapkan sejumlah aturan untuk diterapkan dalam Liga 1 2023/2024, termasuk yang berkaitan dengan suporter.
Berbagai jenis sanksi dapat dijatuhkan bila peraturan-peraturan tersebut dilanggar. Salah satunya denda.
Pada tanggal 25 Juli, Sidang Komdis PSSI menjatuhi hukuman denda Rp25 juta pada panitia pelaksana PSIS Semarang.
Denda tersebut dikarenakan adanya suporter Persebaya yang hadir sebagai suporter tamu di Stadion Jatidiri pada pertandingan di tanggal 16 Juli.
Komdis PSSI kembali menjatuhkan sanksi denda Rp25 juta pada PSIS Semarang. Kali ini karena ada suporter PSIS yang hadir di kandang PSS Sleman pada pertandingan di tanggal 21 Juli.
Denda lebih besar, yaitu Rp50 juta langsung dijatuhkan Komdis PSSI bagi PSIS Semarang. Gara-garanya, ada suporter yang meledakkan petasan di tribun timur Stadion Jatidiri saat PSIS menjamu Arema Malang pada 9 Agustus.
Kericuhan antar suporter terjadi pada pertandinggan berikutnya (20/8) di Tribun Timur Stadion Jatidiri saat PSIS Semarang menjamu Persib Bandung.
PSIS Semarang pun kembali harus membayar denda. Kali ini sebesar Rp25 juta.
Baca Juga: Jeonnam Dragons Terjegal Tim Papan Bawah, Peluang Asnawi Mangkualam dkk Masuk Playoff Tertunda
Terbaru, saat PSIS Semarang bertandang ke kandang Persis Solo di Stadion Manahan pada 16 September.
Suporter PSIS Semarang tampak hadir di laga tersebut. Sehingga PSIS kembali dikenai denda Rp25 juta.
Hingga pekan ke-12 Liga 1 2023/2024, total sudah Rp150 juta denda yang harus dibayar oleh PSIS Semarang.
Sebagai informasi, pada Liga kali ini, PSSI melarang suporter tamu untuk hadir langsung ke stadion saat pertandingan berlangsung. Hal tersebut guna meminimalisiri gesekan-gesekan yang mungkin terjadi.
Nyatanya, peraturan ini banyak dilanggar. Suporter dari berbagai klub banyak yang kedapatan tetap away meski sudah diperingatkan berulang kali.
Terkait hal tersebut CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berharap PSSI segera mencari solusi yang tepat.
“Ini merupakan sanksi kesekian kalinya untuk PSIS di musim ini. Seperti harapan kami sebelumnya, ayo segera cari solusi dari PSSI terkait aturan baru di tahun ini terkait larangan away supaya ada solusi yang tepat,” katanya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
-
Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Pengamat Puji Langkah BUMN Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Korporasi
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Ternyata Masih Jadi Jaminan Bank, Rumah Gono-gini Sarwendah dari Ruben Onsu Terancam Dilelang
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bahagia Tak Perlu Menunggu: Pelajaran dari Seni Membahagiakan Diri Sendiri
-
Link Pendaftaran Mandiri Unsri 2026: Jadwal Ujian, Syarat, dan Cara Cek UKT