SuaraSerang.id - Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) tengah menyiapkan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil sebesar Rp 5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT bagi warga yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda Presentasi Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda atas APBD Perubahan Tahun 2022 mengatakan, pihaknya telah menyesuaikan kembali 2 persen APBD sebagai tindak lanjut surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) yang bersumber dari DAU dan DBH atau Dana Bagi Hasil untuk Oktober, November dan Desember 2022.
“Kami sudah menghitung dana bagi hasil kemarin dan DAU adalah 2 persen , yaitu sekitar Rp. 5,700 miliar. Dana itu sedang kami validasi data yang akan kami berikan dan kelompok sasaran mana yang akan kami berikan, karena Pemprov Banten telah mengalokasikan kami mendapatkan 9.300 untuk kelompok orang miskin, " kata Pandji.
Dari data 9.300 penduduk Kabupaten Serang yang terima BLT dari Pemprov Banten, tentunya tidak ada satupun yang diperbolehkan memperoleh Double dari pemerintah Kabupaten Serang.
Pandji menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Serang membantu kelompok usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM, untuk transportasi, atau pekerja buruh yang pendapatannya di bawah Rp 3,5 juta per bulan.
“Sedang kita data. ini dilakukan untuk meningkatkan hasil daya beli mereka, kisaran bantuannya mungkin tidak berbeda dari yang telah diputuskan oleh pusat, perbulan Rp 150.000 bisa sama atau bisa juga dibawah itu. Jadi kondisi keuangan kita hanya Rp 5,7 miliar, sedangkan yang harus kita bantu masih dalam pendataan, yang pasti 9300 orang miskin, kemudian kelompok yang biasa mendapat BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) sebanyak 41 ribu,” ujar Pandji.
Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, sebanyak 9.300 warga Kabupaten Serang akan menerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT dari Pemprov Banten Tahun 2022. BLT ini ditujukan bagi warga yang terkena dampak langsung atas kenaikan harga BBM.
“Pemerintah Provinsi Banten, sesuai dengan kemampuan anggaran, telah mendistribusikan BLT bagi 75.613 orang di seluruh Provinsi Banten, sekitar 9.300 orang telah dialokasikan untuk Kabupaten Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang harus menindaklanjutinya," kata Tubagus Entus.
(Antara)
Baca Juga: BREAKING NEWS: Ratu Elizabeth dari Inggris Wafat di Usia 96 Tahun
Tag
Berita Terkait
-
Pengemudi Ojol ke PKS, Mengadu Penghasilan Turun Gegara BBM Naik hingga Tak Dapat BLT ke Ahmad Syaikhu
-
Cek Nama Penerima BLT BBM, Cuma Modal Nama Bisa Dapat Rp 600 Ribu
-
BLT BBM Sudah Cair, Penerima Bantuan Harus Bawa KK - KTP dan Siap Difoto
-
Pemkab Serang Segera Tertibkan Tempat Hiburan Malam
-
Hati-hati Link Palsu! Berikut Cara Cek Penerima Bansos BLT BBM Rp600.000
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!