/
Jum'at, 09 September 2022 | 06:15 WIB
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa. (Suara.com/Sofyan Hadi)

SuaraSerang.id - Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) tengah menyiapkan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil sebesar Rp 5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT bagi warga yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).


Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda Presentasi Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda atas APBD Perubahan Tahun 2022 mengatakan, pihaknya telah menyesuaikan kembali 2 persen APBD sebagai tindak lanjut surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) yang bersumber dari DAU dan DBH atau Dana Bagi Hasil untuk Oktober, November dan Desember 2022.


“Kami sudah menghitung dana bagi hasil kemarin dan DAU adalah 2 persen , yaitu sekitar Rp. 5,700 miliar. Dana itu sedang kami validasi data yang akan kami berikan dan kelompok sasaran mana yang akan kami berikan, karena Pemprov Banten telah mengalokasikan kami mendapatkan 9.300 untuk kelompok orang miskin, " kata Pandji.


Dari data 9.300 penduduk Kabupaten Serang yang terima BLT dari Pemprov Banten, tentunya tidak ada satupun yang diperbolehkan memperoleh Double dari pemerintah Kabupaten Serang.


Pandji menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Serang  membantu kelompok usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM, untuk transportasi, atau pekerja buruh yang pendapatannya di bawah Rp 3,5 juta per bulan.


“Sedang kita data. ini dilakukan untuk meningkatkan hasil daya beli mereka, kisaran bantuannya mungkin tidak berbeda dari yang telah diputuskan oleh pusat, perbulan Rp 150.000 bisa sama atau bisa juga dibawah itu. Jadi kondisi keuangan kita hanya Rp 5,7 miliar, sedangkan yang harus kita bantu masih dalam pendataan, yang pasti 9300 orang miskin, kemudian kelompok yang biasa mendapat BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) sebanyak 41 ribu,” ujar Pandji.


Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, sebanyak 9.300 warga Kabupaten Serang akan menerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT dari Pemprov Banten Tahun 2022. BLT ini ditujukan bagi warga yang terkena dampak langsung atas kenaikan harga BBM.


“Pemerintah Provinsi Banten, sesuai dengan kemampuan anggaran, telah mendistribusikan BLT bagi 75.613 orang di seluruh Provinsi Banten, sekitar 9.300 orang telah dialokasikan untuk Kabupaten Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang harus menindaklanjutinya," kata Tubagus Entus.

(Antara)

Baca Juga: BREAKING NEWS: Ratu Elizabeth dari Inggris Wafat di Usia 96 Tahun

Load More