Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Jakarta menyerukan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran atas tewasnya enam laskar FPI dalam peristiwa tragedi KM 50.
"Kami minta Kapolri untuk menonaktifkan Irjen Fadil Imran Kapolres Metro Jaya," kujar Ketua SEMMI Jakarta Febriansyah Putra dalam keterangannya, Senin (19/9/2022).
Ketua SEMMI Jakarta, Febriansyah beranggapan bahwa Fadil Imran selaku Kapolda Metro Jaya merupakan salah satu orang dibalik layar kasus pembunuhan di KM 50.
“Kita semua tahu, dalam kasus perkara itu ditangani dan terjadi di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya yang saat itu dipimpin oleh Inspektur Jenderal Fadil Imran," kata Febri.
Selanjutnya, Febri mencatat ada persamaan antara kasus KM 50 dengan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J yang dipimpin oleh Ferdy Sambo.
Dalam kasus Brigadir J, terbukti banyak pemalsuan dan beberapa kejanggalan yang masih perlu diselidiki secara menyeluruh.
"Kasus ini mirip dengan kasus Ferdy Sambo, ada dugaan-dugaan atau kejanggalan dalam kasus itu yang harus dibuka dan diungkap kembali," kata Febri.
"Mereka harus dibunuh, padahal berada dalam penguasaan kepolisian. Lalu hilang pula CCTV, lalu TKP justru sudah dibersihkan, siapa komandan pemilik Landcruiser yang memerintah disana? dan masih banyak kejanggalan lainnya,” ungkapnya lagi.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kesempatan untuk membuka kembali kasus KM 50. Pembukaan kembali kasus hukum tersebut menunggu adanya bukti baru atau novum.
Baca Juga: Aksi Bjorka Dianggap Mempermalukan Negara, Pengamat Minta Presiden Ganti Menkominfo Johnny G Plate
Kapolri Listyo mengatakan saat ini memang telah dibuat saat ini, tetapi pihaknya masih melihat apakah kedepan jaksa akan mengajukan banding atas kasus KM-50 atau tidak.
“Sehingga tentunya kita juga menunggu, tapi kalau ada novum baru, tentunya juga kita proses,” kata Listyo dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).
Walaupun begitu, menurut Listyo, Polri masih akan tetap terus mengikuti perkembangan terkait penanganan kasus yang ada.
“Karena saat ini akan masuk ke tahapan kasasi, jadu kami menantikannya," kata Listyo.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Najwa Shihab Dikabarkan Cuma Temui Ruang Kosong saat Sidak Sel Tahanan Ferdy Sambo, Benarkah?
-
Najwa Shihab Dituntut Minta Maaf Usai Sentil Kasus Sambo dan Gaya Hedon Polisi, Publik: Lah Ga Sadar Diri
-
Perempuan Ini Kritik Najwa Shihab Yang Mengkritik Polisi Bergaya Hedon, Warganet membalas: Anak Buah Sambo!
-
Berikut 5 Anggota Polri Geng Sambo yang Dipecat Beserta Perannya
-
Banding Ditolak, Ferdy Sambo Dipecat, Berikut Para 'Bestie' nya
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Polisi Amankan 321 WNA dari Penggerebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakbar
-
5 Lipstik Waterproof Terbaik, Anti Menor dan Tahan Lama untuk Kondangan
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui
-
Tanah Bangsawan: Rahasia Kelam di Balik Identitas Ganda Seorang Pemuda Eropa
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki
-
Musamus, Arsitektur Alam Papua yang Terancam Ekspansi Proyek Besar