Kader senior Partai NasDem, Zulfan Lindan mengaku tersinggung oleh keputusan Surya Paloh selaku Ketua Umum partai yang telah menonaktifkan dirinya. Pasalnya, tata cara administrasi di internal NasDem sangat kacau dan amburadul. Terlebih lagi, Zulfan Lindan juga mengungkapkan cara berpolitik Surya Paloh dan NasDem dengan bermain dua kaki.
"Ini kan Sebenarnya, gara-gara politik dua kaki, double standard ya, jelas apapun lah ya, pak Jokowi itu kurang sreg lah sama Anies, itu kan sudah pasti, semua orang tahu kan, bahwa pak Jokowi tidak suka sama Anies. ini ga usah kita tutup-tutupi, kita kan bicara publik ya kan," ungkap Zulfan Lindan dalam tayangan youtube Akbar Faizal Uncencored, dikutip pada Rabu (26/10/2022).
Kemudian Zulfan juga mengungkapkan bahwa tanpa ia berbicara soal nasdem bermain politik dua kaki, ia beranggaan bahwa secara tidak langsung Presiden Jokowi pun sudah menyadari itu. Karena ia beranggapan bahwa pak jokowi itu tidak sendiri. Ada BIN di belakangnya, bahkan menyebut ada Luhut Binsar Pandjaitan juga sebagai penyambung telinga nya.
"Tanpa saya pun bicara bahwa Nasdem bermain politik dua kaki, pak Jokowi tu pasti udah tahu, ngapain saya ngomong. Pak Jokowi ini kan bukan sendiri aja, ada BIN ya kan, ada pak Luhut, hehehe," terang Zulfan Lindan.
Kemudian Zulfan pun menceritakan terkait status dirinya di kepengurusan pusat DPP NasDem. Ia menyebut bahwa dirinya sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari pengurus partai Nasdem sejak dirinya diangkat menjadi Komisaris PT Jasa Marga pada 2020 lalu.
“Saya kan sudah mengundurkan diri dari ketua DPP NasDem, sejak tanggal 20 April 2020. Karena saya menjadi komisaris Jasa Marga, kan harus mundur dulu,” lanjutnya.
“Lalu DPP menjawab, 28 April 2020 dijawab, kami menerima/menyetujui surat pengunduran diri saudara Zulfan Lindan,” lanjut Zulfan menjelaskan.
Hal ini yang kemudian amat disayangkan oleh Zulfan Lindan, karena dirinya sudah mengundurkan diri, namun masih dianggap sebagai pengurus aktif pusat DPP Partai NasDem.
“Nah, harusnya kan mereka tidak menggunakan nama saya lagi di DPP,” lanjutnya lagi.
Baca Juga: Aneh, Buku Catatan Hitam Ferdy Sambo Raib saat Jalani Sidang Putusan Sela
Surat penonaktifan Zulfan Lindan telah beredar di media sosial, meskipun ia sendiri belum menerima surat tersebut.
“Ini mempermalukan saya, karena surat itu beredar di media sosial. Beberapa jam kemudian, saya baru diberi tahu, setelah saya protes,” ujarnya.
Zulfan kemudian menindaklanjuti surat cinta NasDem tersebut dengan menghubungi langsung Surya Paloh. Namun, pemimpin partai itu tampaknya tidak menanggapi protesnya itu dengan serius.
"Dia (Surya Paloh) kirim pesan seperti tertawa, lucu juga, buat saya masalah serius kok malah ketawa," katanya.
Sikap pemimpin partai yang juga bos Media Grup itu membingungkan mantan anggota DPR RI dari Fraksi NasDem 2014-2019 itu.
Zulfan juga mengatakan bahwa alasan keputusan untuk menonaktifkan dirinya dari NasDem karena Surya Paloh dikelilingi oleh kodok dan pengamen.
Tag
Berita Terkait
-
Surya Paloh Bicara Soal Kans Kemenangan jika Anies Berpasangan dengan AHY di Pilpres
-
Utak-atik Cawapres Ideal: Setelah Bertemu Anies, AHY Bertemu Surya Paloh
-
FX Rudy Dipanggil PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Siap Jadi Capres: Sanksinya Berat!
-
AHY Bertemu Surya Paloh di NasDem Tower, Willy Aditya: Pertemuan om dan Keponakan
-
NasDem Munculkan nama LBP Cawapres Anies, Demokrat: Koalisi bubar tak jalan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Progres Tol Rengat-Pekanbaru: Seksi Junction-Bypass Pekanbaru Sudah 76 Persen
-
Oppo K15 Jadi Ancaman Baru Redmi dan Realme, Bawa Snapdragon 6 Gen 5
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
39 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 9 Mei 2026, Ada Hadiah Star Shards dan Player OVR Tinggi
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Bermodal ID Card Wartawan, Pria Peras Warga Lampung Tengah Jutaan Rupiah Pakai Jurus Andalan
-
Gunung Dukono di Mana? Baru Saja Erupsi dan Memakan Korban
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?