"Saya bilang, Ini surat karena abang dikelilingi oleh penjilat dan pengamen. Abang ini ngga punya waktu untuk mendengar dan menonton apa yang saya sampaikan," imbuh Zulfan.
"Ini yang merusak," tambahnya.
Sebelumnya, politisi NasDem Zulfan Lindan mengatakan bahwa Anies Baswedan adalah antitesis dari Jokowi, saat itu Zulfan tengah hadir dalam diskusi dalam program Adu Perspektif dengan tema ‘Adu Balap deklarasi, Adu Cepat Koalisi’. Acara tersebut ditayangkan oleh detikcom berkolaborasi dengan Total Politik.
"Pertama apa, kita melihat Jokowi sebagai tesa, tesis, berpikir dan kerja. Tesisnya kan begitu Jokowi. Lalu kita cari antitesa, siapa antitesanya? Dari antitesa Jokowi ini yang cocok itu, ya Anies," lanjutnya.
Zulfan Lindan Dinonaktifkan
Zulfan Lindan, anggota yang juga politisi senior partai NasDem, dicopot dari kepengurusan partai politik yang dipimpin oleh Surya Paloh.
Sementara itu, Ahmad Ali, selaku Wakil Ketua Umum Partai NasDem, menjelaskan mengapa Zulfan Lindan dicopot dari kepengurusan partai Nasdem.
Komentar Zulfan adalah faktor yang menyebabkan penonaktifannya itu terkait dengan pernyataan "Anies Baswedan Antitesis Jokowi".
"Ya, itu yang terakhir. Jadi beberapa kali pernyataan-pernyataan kemudian kita merapatkan itu, lalu masing-masing pendapat tentang tesa dan antitesa. Artinya kalau si A kiri dan si B kanan," kata Ali kepada wartawan, Kamis (12/10/2022).
Baca Juga: Aneh, Buku Catatan Hitam Ferdy Sambo Raib saat Jalani Sidang Putusan Sela
Tag
Berita Terkait
-
Surya Paloh Bicara Soal Kans Kemenangan jika Anies Berpasangan dengan AHY di Pilpres
-
Utak-atik Cawapres Ideal: Setelah Bertemu Anies, AHY Bertemu Surya Paloh
-
FX Rudy Dipanggil PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Siap Jadi Capres: Sanksinya Berat!
-
AHY Bertemu Surya Paloh di NasDem Tower, Willy Aditya: Pertemuan om dan Keponakan
-
NasDem Munculkan nama LBP Cawapres Anies, Demokrat: Koalisi bubar tak jalan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun