/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:56 WIB
Politisi partai NasDem, Zulfan Lindan. (youtube/Akbar Faizal Uncencored)


"Saya bilang, Ini surat karena abang dikelilingi oleh penjilat dan pengamen. Abang ini ngga punya waktu untuk mendengar dan menonton apa yang saya sampaikan," imbuh Zulfan.

"Ini yang merusak," tambahnya.


Sebelumnya, politisi NasDem Zulfan Lindan mengatakan bahwa Anies Baswedan adalah antitesis dari Jokowi, saat itu Zulfan tengah hadir dalam diskusi dalam program Adu Perspektif dengan tema ‘Adu Balap deklarasi, Adu Cepat Koalisi’. Acara tersebut ditayangkan oleh detikcom berkolaborasi dengan Total Politik.


"Pertama apa, kita melihat Jokowi sebagai tesa, tesis, berpikir dan kerja. Tesisnya kan begitu Jokowi. Lalu kita cari antitesa, siapa antitesanya? Dari antitesa Jokowi ini yang cocok itu, ya Anies," lanjutnya.

Zulfan Lindan Dinonaktifkan

Pengurus DPP partai NasDem, Zulfan Lindan dinonaktifkan dari kepengurusan partai. (sumber: suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Zulfan Lindan, anggota yang juga politisi senior partai NasDem, dicopot dari kepengurusan partai politik yang dipimpin oleh Surya Paloh.


Sementara itu, Ahmad Ali, selaku Wakil Ketua Umum Partai NasDem, menjelaskan mengapa Zulfan Lindan dicopot dari kepengurusan partai Nasdem.


Komentar Zulfan adalah faktor yang menyebabkan penonaktifannya itu terkait dengan pernyataan  "Anies Baswedan Antitesis Jokowi".


"Ya, itu yang terakhir. Jadi beberapa kali pernyataan-pernyataan kemudian kita merapatkan itu, lalu masing-masing pendapat tentang tesa dan antitesa. Artinya kalau si A kiri dan si B kanan," kata Ali kepada wartawan, Kamis (12/10/2022).

Baca Juga: Aneh, Buku Catatan Hitam Ferdy Sambo Raib saat Jalani Sidang Putusan Sela

Load More