Putusan hakim dalam sidang lanjutan kasus Binomo yang menjatuhkan sang afiliator trader Indra Kenz dengan menyita barang bukti berupa barang yang bersangkutan sebagai milik negara, mengecewakan para korban.
Alasan Hakim karena putusan tersebut mengacu pada harta yang disita merupakan hasil perjudian dengan kedok perdagangan atau trading. Oleh karena itu, dalam kasus ini, para trader yang juga menjadi korban adalah pelaku judi alias pemain juga.
Hakim juga menolak tuntutan jaksa bahwa barang bukti dalam kasus penipuan Binomo ini dikembalikan kepada korban melalui Paguyuban Trader Indonesia Bersatu. Karena menurut hakim, trader yang ditipu oleh Indra Kenz adalah seorang termasuk pelaku pemain judi.
“Menimbang Penuntut Umum agar barang bukti tadi dikembalikan kepada saksi korban melalui Paguyuban Trader Indonesia Bersatu. Menimbang bahwa mengenai hal tersebut, majelis hakim tidak sependapat dengan pertimbangan bahwa para trader dalam kasus a quo pemain judi yang berkedok trading Binomo," kata hakim ketua Rahman Rajagukguk saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/11/2022) lalu.
Selain itu, hakim mengutip Pasal 303 KUHAP tentang Perjudian yang menjelaskan bahwa main judi adalah permainan dengan harapan untuk menang, yang pada umumnya bergantung pada keuntungan saja.
"Kalau pengharapan itu berpengaruh besar karena permintaan tunai. Harapan kemenangan bergantung pada untung-untungan. Bahwa perbuatan judi adalah suatu tindak pidana yang meresahkan masyarakat," ujar hakim.
Putusan ini, kata hakim, dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang perjudian dan tidak mudah tertipu dengan iming-iming mudah mendapatkan uang dengan cara yang cepat tanpa bekerja keras.
“Maka barang bukti sebagai hasil kejahatan dan karenanya itu harus dirampas untuk negara,” kata hakim.
Setelah mendengar putusan dalam sidang pembacaan vonis tersebut, beberapa korban penipuan Indra Kenz bahkan bersujud dan menangis histeris di pengadilan karena menganggap putusan itu tidak adil.
Baca Juga: Sri Mulyani di B20: Tidak Ada Negara yang Bisa Hadapi Tantangan Ekonomi Sendiri
Tag
Berita Terkait
-
Korban Binomo Gigit Jari, Kok Bisa Harta Indra Kenz Disita Jadi Rampasan Negara?
-
Akibat Suka Foya-Foya, Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara, Harta Dirampas Negara, Korban Makin Kecewa
-
Kenapa Harta Indra Kenz Disita Negara Tak Diserahkan ke Korban? Ini Penjelasan dari Kacamata Hukum
-
Alasan Harta Indra Kenz Disita Negara dan Tidak Dikembalikan ke Korban Kasus Binomo
-
Atta Halilintar Dipolisikan, Diduga Terima 2,2 miliar Aliran Dana Robot Trading Net89
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai