/
Minggu, 20 November 2022 | 17:20 WIB
Rencana Penambahan Jalur Sepeda (Suara.com/Angga Budhiyanto)

Isu membekukan kebijakan jalur sepeda di Jakarta jadi perbincangan panas sejak Anies Baswedan off Gubernur DKI Jakarta. Heru Budi buka suara terkait isu miring tersebut dengan memberikan bantahan.

Secara terang-terangan Heru Budi Hartono membantah hal tersebut di depan publik, Minggu (20/11/2022). Walau sebelumnya ia sempat 'Freezee' alias membekukan jalur sepeda di Jakarta.

Membekukan jalur sepeda atau freeze itu saat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI.

Yang mana terdapat dalam pembahasan terkait pengajuan anggaran Rp38 miliar tapi dicoret. Dana yang diajukan hanya Rp1,9 miliar untuk evaluasi jalur sepeda.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kembali angkat bicara soal polemik kebijakan jalur sepeda. Kali ini, ia membantah sempat ingin membekukan program lajur untuk kendaraan nol emisi itu.

Heru Budi Hartoni kemudian menyanggah terkait pembekuan jalur sepeda tersebut. Ia berdalih kalau pembekuan tersebut bukan meniadakan, akan tetapi ada evaluasi. Sebab, rencana awal tidak mengajukan anggaran jalur sepeda di 2023.

"Bukan pembekuan, kami juga kemarin saya sudah terima teman-teman untuk dievaluasi," ujar Heru di Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2022).

Sambung Heru Budi, dari evaluasi itu akan terlihat seperti apa keefektifan dan pengembangan dari kebijakan jalur sepeda itu.

"Titik mana sih yang berkualitas dan bermanfaat untuk pesepeda yang pagi siang sore itu digunakan. dan kemarin-kemarin kan kita tahun ini sudah membangun cukup jauh seluas 256 kilometer," tutupnya.

Baca Juga: Nora Alexandra Unfollow Jerinx SID yang Ingkar Janji pasca Bebas Bersayarat: 'Psikologi di dalam dan luar penjara berbeda'

Load More