Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan terkait data sementara jumlah Korban meninggal dunia, korban luka dan kerusakan bangunan dan fasilitas.
Dikabarkan sementara 14 orang warga meninggal dunia di Kecamatan Cilaku, Desa Rancagoong, Kecamatan Cianjur, Desa Limbangsari dan Kecamatan Cugenang, sedangkan jumlah korban luka berdasarkan data sementara BNPB terdapat 17 orang warga mengalami luka-luka.
Sejauh ini, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB telah menerima informasi dari berbagai daerah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan empat warga luka-luka selain korban tewas. Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan di daerah. Data awal dari 14.11. WIB, 7 unit rumah rusak berat.
Selain rumah, Pusdalops menerima laporan adanya pondok pesantren rusak berat dan RSUD Cianjur mengalami rusak sedang. Kerusakan fasilitas umum yang belum diketahui luasnya meliputi 2 gedung pemerintahan, 3 lembaga pendidikan dan 1 tempat ibadah.
Warga Cianjur merasakan guncangan gempa cukup kuat selama 10 sampai 15 detik.
Selain wilayah Cianjur, BPBD Kabupaten Bogor melaporkan rumah dua warga rusak. Gempa bumi telah dirasakan di area ini antara 5-7 detik.
Pusdalops BNPB juga menerima laporan lain dari warga yang merasa syok, seperti di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kabupaten Garut. Warga di beberapa wilayah tersebut merasakan getaran gempa dengan intensitas ringan hingga kuat.
BPBD yang wilayahnya merasakan gempa, telah memantau dampak gempa tersebut.
Sementara itu, Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau intensitas Mercalli yang dimodifikasi, Cianjur V-VI MMI, Garut dan Sukabumi IV - V MMI area, Cimahi, Lembang, Kota Bandung Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah III MMI, Rancaekek, Tangerang Selatan, DKI Jakarta dan Depok II – III MMI.
Menurut kajian inaRISK, sebanyak 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur memiliki potensi bahaya gempa sedang hingga tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
Operasional Kereta Api Sempat Terhenti saat Cianjur Diguncang Gempa M5,6
-
Cianjur Diguncang Gempa, Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Tidak Banyak Korban
-
Panik Gempa saat Rapat di DPR, Menteri Tito Celingak-Celinguk, Anak Buah Mendadak Zikir: Laa IIlaaha Illallah
-
Mengenal Sesar Cimandiri, Stuktur Sesar Tertua di Jabar yang Picu Gempa Cianjur
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan