Polisi mengungkap salah satu komplikasi atau kerumitan dalam mengungkap penyebab kematian empat anggota keluarga yang meninggal di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat. Salah satunya karena kondisi mayat sudah menjadi mumi.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirrekrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, bersama dengan pihak kedokteran forensik masih melakukan pemeriksaan terhadap keempat jenazah tersebut.
“Meskipun ada kerumitan yang cukup tinggi, karena sudah terjadi mumifikasi, nanti yang jawab ahlinya,” kata Hengki Senin (21/11/2022) di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Selain menentukan penyebab kematian korban, penyidik juga sedang mendalami motifnya. Pendalaman motif dilakukan dengan melibatkan berbagai ahli, termasuk psikolog forensik.
"Kita harus mencari motif, yang kedua adalah penyebab kematian. Kami akan didampingi oleh tim ahli," kata Hengki.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan sudah membusuk, bahkan ada yang sudah kering, di sebuah rumah di kawasan Citra Garden 1 Extension RT 15/07, Kalideres Barat. Jakarta pada Kamis sore (10/11/2022). Keluarga tersebut diyakini telah meninggal selama beberapa minggu.
Bahkan, Hengki mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu korban atas nama Reni Margaretha Gunawan, diduga telah meninggal dunia sejak Mei 2022.
Fakta ini terungkap berdasarkan keterangan saksi dari mediator dan koperasi simpan pinjam yang sempat melakukan survey ke rumah korban.
"Saat itu diterima oleh Budiyanto (korban)," kata Hengki.
Menurut cerita dari para saksi, bau bangkai sudah sangat menyengat saat mereka tiba dan hendak melewati gerbang rumah korban pada 13 Mei 2022. Bahkan
saksi-saksi tersebut sempat menanyai korban Budyanto Gunawan (69).
“Kepada pihak Rumah (ditanya) kok baunya seperti ini? dan jawabannya bau got,” jelas Hengki.
Kemudian saksi-saksi dari mediator dan pihak koperasi simpan pinjam itu masuk ke dalam rumah untuk diperlihatkan sertifikat rumah yang akan dijual. Di dalam sertifikat rumah tersebut tertulis atas nama Reni Margaretha Gunawan.
"Kemudian ditanyakan ibu Reni ada di mana? 'Sedang tidur di dalam'. Kemudian pegawai koperasi simpan pinjam ini mengajak diantarakan untuk masuk ke dalam kamar, begitu pintu kamar dibuka, pegawai ini masuk dan menyeruak bau yang lebih busuk lagi," terang Hengki.
Petugas koperasi itu kemudian menayakan keberadaan Reni. Korban atas nama Dian Febbyana (42) anak dari Reni yang ketika itu berdalih kalau ibunya sedang tidur.
Saat memasuki kamar Reni, Dian pun melarang para saksi-saksi dari mediator dan koperasi simpan pinjam itu untuk menyalakan lampu kamar, dengan alasan bahwa ibunya sensitif cahaya.
Tag
- # mumifikasi
- # mumi
- # kondisi mayat
- # reni margaretha gunawan
- # petugas koperasi
- # kalideres
- # mayat keluarga kalideres
- # 4 mayat kaliders
- # forensik
- # psikolog forensik
- # mayat membusuk
- # saksi mediator
- # koperasi simpan pinjam
- # jual rumah
- # survey rumah korban
- # bau bangkai
- # rumah korban
- # budyanto gunawan
- # pegawai koperasi
- # sensitif cahaya
- # sertifikat rumah
Berita Terkait
-
Kematian Satu Keluarga Kalideres Akibat Perampokan? Polisi Ungkap Fakta Baru
-
Polisi Sebut Jenazah Satu Keluarga Tewas di Kalideres Alami Mumifikasi
-
Kesaksian Mencengangkan Pegawai Koperasi, Dapati Ibu Satu Keluarga Tewas di Kalideres Sudah Jadi Mayat pada 13 Mei
-
Pegawai Koperasi Simpan Pinjam Kabur Lihat Mayat di Rumah Satu Keluarga Tewas Kalideres, Diminta Tak Lapor Polisi
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang