Belum lama ini publik tanah air dibuat geram oleh ulah konten kreator TikTok asal Nusa Tenggara Barat, Sultan Akhyar. Dalam kontennya Sultan memperlihatkan nenek-nenek mandi lumpur secara siaran langsung demi meraup cuan dari aksinya tersebut.
Atas ulahnya itu, banyak warganet hingga pemerintah menentang aksinya karena dianggap cara baru meminta-minta secara daring.
Namun, nampaknya aksi yang dihujat dan kontroversial itu bisa menjadi ladang cuan lain bagi Stasiun Televisi Indosiar dengan membuat sinetron bertemakan hal tersebut.
Sinetron ini viral setelah akun Instagram @lambeturah membagikannya pada Jum'at (17/2/2023). Potongan video menampilkan adegan seorang perempuan muda menyuruh ibunya mengguyurkan air ke dirinya sendiri.
Terlihat si ibu yang mengenakan hijab biru berada di dalam bak, sementara sang anak terus memberikan instruksi agar si ibu terus mengguyur tubuhnya. Wanita muda itu sesekali menunjukkan ekspresi senang karena mendapat saweran dari warganet yang menonton.
"Sebenarnya aku enggak ingin melakukan hal ini. Aku enggak mau aja sampai memaksa adiknya untuk melakukan hal ini," kata suara hati si ibu yang menangis sambil tetap mengguyurkan air dari atas kepala.
Suara hati si wanita muda juga terut diperdengarkan, dia merasa senang karena banyaknya cuan yang didapat dari orang-orang yang kasian atas penderitaan ibunya.
Diangkatnya konten nenek-nenek mandi lumpur menjadi sinetron banyak menuai pujian publik kepada Indosiar. Mereka menilai Indosiar gercep mengambil momentum dan isu hangat di tanah air.
Bahkan ada warganet yang yakin stasiun televisi dengan loga ikan terbang ini akan membuat sinteron terkait kasus Ferdy Sambo. Mantan perwira tinggi Polri yang baru saja divonis mati atas pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Tinggal nunggu si Sambo nih dibikin FTV Azab, kira-kira judulnya apa ya?" komentar akun @mourag***.
"Enggak ada yang berani, takut di-dor," sahut akun @fey***.
"Azab seorang jendral, matinya dieksekusi pistol-pistolan," tulis akun @riyan***.
Kira-kira Indosiar berani ga yah terima tantangan warganet untuk membuat sinetron tentang Sambo.
Tag
Berita Terkait
-
Orang Tua Brigadir J dan Kamaruddin Desak Mabes Polri Naikan Pangkat Nofriansyah Yosua Hutabarat
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Sebut Ferdy Sambo Ada Peluang Bebas dari Hukuman Mati, Benarkah?
-
Arti Vonis Hukuman Mati, Lengkap Pengertian Ketentuan dan Banding
-
Ogah Divonis Hukuman Mati, Ferdy Sambo Cs Ajukan Banding, Bolehkah? Berikut Pengertian
-
Wahyu Iman Santoso, Hakim yang Vonis Mati Ferdy Sambo Dikira Mertua Kiky Saputri, Ini Faktanya
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar
-
DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen