Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga orang pembuat konten pornografi dengan cara siaran langsung melalui aplikasi Dream Live. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, ketiga tersangka ini tergabung dalam sebuah agensi bernama Infinity 4Ever.
"Kita tangkap tiga orang, salah satunya sebagai pemilik 'agency'," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa.
Diungkapkan Andri ketiga orang yang dibekuk oleh timnya berinisial alias Upil dan LS yang bertindak sebagai "hots streaming". Sedangkan DSP sebagai "agency".
Cara mereka mendapatkan keuntungan adalah dengan melakukan siaran langsung dan berharap imbalan uang dari penonton yang melihat aksinya.
Kasus ini terungkap bermula ketika jajaran Cyber Polres Metro Jakarta Barat melakukan patroli di media sosial. Berdasarkan patroli tersebut, petugas menemukan pelaku sedang melakukan aksi siaran langsung dengan konten pornografi.
Atas temuan tersebut petugas Polres Metro Jakarta Barat menindak lanjuti dan memburu para terduga pelaku dan menangkap tiga orang di lokasi yang berbeda.
Pelaku PP ditangkap di daerah Jalan H. Som, Pondok Pucung, Pondok Aren Kota, Tangerang Selatan. LS ditangkap di Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Ada pun pemilik agensi DSP diamankan petugas di Jalan Cipinang Kebembem, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Para pelaku mengaku sudah menjalani profesi ini sudah lebih tiga bulan terakhir.
"Dari hasil penyelidikan, kami itu sudah lebih dari tiga bulan, dengan keuntungan rata-rata diambil dari setiap kegiatan adalah Rp6 juta sampai 15 juta, mereka bagi keuntungannya," ujarnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Drama Korea Fantasi, Punya Cerita Terlalu Unik untuk Dilewatkan!
Polisi juga mengaku tidak hanya mereka yang menjadi target operasi kali ini. Mereka sudah mengantongi 8 identitas "host" yang terlibat dalam aksi pornografi ini.
Ketiga tersangka masih diperiksa oleh penyidik di Polresta Metro Jakarta Barat untuk proses hukum lebih lanjut.
Sumber : Antara
Berita Terkait
-
Diringkus Polisi, Tiga Tersangka Raup Cuan Rp 6-15 Juta dari Produksi Konten Siaran Langsung Pornografi
-
Polres Metro Jakbar Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia-Jakarta, Total 227 Kg Sabu Disita
-
Polres Jakbar Musnahkan 23 Kilogram Sabu Hasil Sitaan Kasus Empat Bulan Terakhir
-
Wanita Pemain Video Kebaya Merah Diduga Pasien Rawat Jalan RSJ Menur Surabaya
-
Video Kebaya Merah Pesanan pengguna Twitter, Peminat konten Pornografi Tinggi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah