Serang Suara - Kisah Muhammad Fajri, pria berbobot 300 Kg mengandung bawang. Bahkan lika liku perjalanan hidup keluarga Fajri sangat mengharu biru dan bikin mewek.
Hal ini terungkap saat Serang Suara mendapatkan wawancara bersama tetangga Muhammad Fajri, bernama Muhammad Thohirudin, 34 tahun merangkap Ketua RT 05 di Pedurenan, Karang Tengah, Tangerang.
Dengan sedih Muhammad Thohirudin menceritakan tentang keseharian Fajri dan kehidupan keluarga Fajri. Menurut penuturan Thohirudin, Fajri dan ibunya hidup dari belas kasih tetangga dan juga ikut membantu membelanjakan kebutuhan sehari-hari mereka.
Apalagi dengan kondisi ibu Muhammad Fajri sudah tidak berdaya, kadang sudah tidak kuat untuk berangkat ke pasar atau juga berbelanja. Pasalnya, sang ibu kata Muhammad Thohirudin juga mengalami sakit katarak, sehingga sangat sulit untuk melihat.
Demikian halnya dengan Muhammad Fajri, yang kesehariannya itu sebagai driver ojek yang kini tak lagi ia geluti. Pemicunya lantaran kondisi berat badan meningkat pesat hingga mencapai 300 kilogram, ia dan ibunya hidup dari uluran kasih para tetangga tempat mereka tinggal.
"Ibunya sakit, ada katarak gitu jadi sulit melihat walau masih bisa jalan, tapi kadang ia tidak dapat melihat dengan jelas," ungkap Thohirudin.
Pasca Fajri jatuh dari motor saat ngojek dan tidak lagi bekerja, membuat ekonomi keluarga tidak stabil dan badan Fajri semakin membesar, sehingga untuk bertahan hidup berasal dari uluran tangan tetangga.
"Tetangga ngasih makan, kadang bantu belanja ke pasar untuk keperluan sehari-hari, apalagi cuma mereka berdua yang tinggal di rumah itu," kata Thohirudin dengan haru menceritakan kisah itu.
Muhammad Fajri (27) seorang pria dengan berat badan 300 Kg berhasil dievakuasi untuk mendapatkan perawatan dari tim medis rumah sakit.
Baca Juga: Keterbatasan Alat, RSUD Kota Tangerang akan Rujuk Fajri, Pria Berbobot 300 Kg ke RSCM
Petugas UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciledug terpaksa turun mengevakuasi pria Tangerang dengan bobot 300 kilogram tersebut dengan menggunakan alat berat forklift.
Bahkan petugas BPBD Ciledug harus membongkar pintu rumah untuk mengevakuasi Fajri pria yang diduga obesitas sejak umur 11 tahun itu. Petugas BPBD Ciledug memakai alat berat forklift.
"Proses evakuasi tersebut memakan waktu 2 jam," kata Kepala UPT BPBD Ciledug Mulyadi kepada Serang Suara.
Sebelum bongkar pintu rumah, berbagai cara sudah petugas lakukan guna mengevakuasi Muhammad Fajri, akan tetapi langkah itu tidak berhasil sehingga berujung membobol pintu rumah agar bisa mengangkatnya.
Ia kemudian di bawa ke RSUD Tangerang menggunakan mobil pickup, dan rencananya akan dipindah lagi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
"Sekarang lagi proses negosiasi dengan ibu Fajri," kata Thohirudin. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'