/
Selasa, 11 Juli 2023 | 19:06 WIB
Pasien Obesitas berbobot 200 Kg, Cipto Raharjo saat akan di rujuk ke RSCM dengan truk Damkar di RSUD Kota Tangerang, Selasa (11/7/2023). (Suara Serang/ Wawan Kurniawan)

Serang.suara.com - Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan di RSUD Kota Tangerang, dr. H Amir Ali mengatakan bahwa alasan pihak RSUD Kota Tangerang merujuk Cipto Raharjo ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena di sana memiliki peralatan medis yang lebih lebih lengkap dibandingkan RSUD Kota Tangerang.

"Kami rujuk ke RSCM, karena di RSCM punya peralatan yang lebih lengkap lagi dan perawatannya lebih efektif lagi di RSCM," kata dr. Amir di RSUD Kota Tangerang, Selasa,  (11/7/2023). 

Selain itu, Amir juga menjelaskan bahwa selama pria obesitas berbobot 200 Kilogram tersebut menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang, pihak rumah sakit hanya bisa melakukan stabilisasi terhadap kondisi kesehatan Cipto Raharjo. dr. Amir juga telah memastikan bahwa kondisi Cipto saat ini dalam keadaan baik dan normal. 

"Hasil uji lab Cipto dalam kondisi normal," ujarnya.

Masih dalam penjelasannya, dr. Amir juga mengatakan bahwa pasien dengan obesitas memang membutuhkan penanganan khusus yang lebih efektif, sehingga memerlukan dokter spesialis dalam penanganan seperti kasus Cipto Raharjo.

Kakak kandung Cipto Raharjo, Ristanto, mengatakan bahwa kondisi kesehatan adiknya yang menderita obesitas tersebut kini telah mengalami peningkatan yang baik setelah beberapa hari dirawat di RSUD Kota Tangerang.

"Kondisinya sekarang sudah membaik. Sebelumnya, dia enggak bisa bergerak, tapi sekarang dia sudah dapat gerak, makan, dan minum," kata Ristanto.

Sebagai informasi, pasien obesitas dengan berat 200 kilogram, Cipto Raharjo (45), asal dari Kota Tangerang, hari ini telah dirujuk oleh RSUD Kota Tangerang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Selasa (11/7). 

Pasien Obesitas berbobot 200 Kg, Cipto Raharjo saat akan di rujuk ke RSCM dengan truk Damkar di RSUD Kota Tangerang, Selasa (11/7/2023). (sumber: Suara Serang / Wawan Kurniawan)

Sekitar pukul 15.00 WIB, Cipto Raharjo dibawa ke RSCM Jakarta Pusat dengan menggunakan mobil truk milik Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang dengan nomor polisi B 9181 COQ. 

Baca Juga: Terkuak! Stefan William Buka Suara soal Perceraian dengan Celine Evangelista Setelah 2 Tahun

Serupa dengan proses evakuasi pada almarhum Muhammad Fajri, pasien obesitas dengan bobot 300 Kilogram sebelumnya, persiapan untuk merujuk Cipto Raharjo itu juga hampir serupa. Harus dibantu dengan alat namun tidak dengan kendaraan seperti forklift yang dilakukan kepada Fajri. Prosesnya pun cukup cepat, sekitar 30 menit. 

Diketahui juga sebelumnya, Cipto Raharjo telah menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang sejak tanggal 4 Juli 2023 atau selama seminggu lalu. 

Diberitakan sebelumnya, Cipto Raharjo terpaksa di evakuasi dengan bantuan tim BPBD ke RSUD Kota Tangerang karena kondisi pria warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang itu sudah tidak lagi mampu melakukan aktivitas dengan normal. Hal itu terjadi lantaran bobot badannya yang mencapai sekitar 200 kilogram. Kondisi tersebut juga diperparah karena terdapat sejumlah luka pada bagian kaki Cipto.

Saat proses evakuasi Cipto Raharjo dirumahnya, petugas Damkar dibantu warga terpaksa menggunakan hand pallet untuk memindahkan Cipto dari kamarnya yang sempit untuk dinaikkan ke mobil truk Damkar. Terlihat sejumlah petugas BPBD agak kesulitan karena beban Cipto yang berat. [*]

Load More