Serang.suara.com - Guru Gembul, seorang pendidik yang karismatik dan terkenal di kalangan siswa dan sesama guru, telah menyatakan pandangannya tentang tiga tokoh terkenal Indonesia yakni Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Hotman Paris Hutapea adalah elite global. Namun, pernyataan ini tentu memicu perdebatan dan perhatian banyak orang.
Dalam sebuah wawancara eksklusif di kanal YouTube Cerdas Berfikir, Guru Gembul menyatakan bahwa Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Hotman Paris Hutapea memiliki peran dan pengaruh yang signifikan di tingkat global.
"Di Indonesia Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, Hotman Paris itu elit global, saya berani bersumpah" kata Guru Gembul dalam vidio yang diunggah akun YouTube Cerdas Berfikir dikutip pada Selasa (1/8/2023).
Kemudian Guru Gembul menjelaskan alasan menyebut ketiga tokoh tersebut karena telah mencapai posisi dan pengakuan di dunia internasional, yang menjadikan mereka bagian dari kelompok "elite global."
Adapun menurutnya elit global yang dimaksud ialah orang yang memiliki satu persen penguasaan terhadap aset di seluruh dunia.
"Aturannya begini, jadi manusia yang memiliki aset senilai setengah triliun atau lebih maka dia satu persen dari manusia di seluruh dunia yang menguasai 50 persen aset atau lebih," kata Guru Gembul.
Jadi, menurut Guru Gembul, Hotman Paris Hutapea masuk dalam kriteria tersebut karena pengacara papan atas Indonesia itu memiliki aset hingga triliunan rupiah.
"Jadi sebenarnya Pak Hotman itu punya uang sekitar 3,5 sampai 4 triliun," ujarnya.
Pernyataan Guru Gembul segera menarik perhatian publik dan memicu beragam tanggapan. Beberapa orang setuju dengan pandangannya, menganggap bahwa Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Hotman Paris Hutapea memang telah berhasil menorehkan nama Indonesia di panggung internasional melalui kekayaan, karya dan prestasi mereka di industri mereka masing-masing.
Baca Juga: Khawatir Turun Azab, Lucinta Luna Disuruh Minggat dari Indonesia
Namun, banyak juga yang skeptis terhadap pernyataan Guru Gembul. Mereka berpendapat bahwa gelar "elite global" harus didasarkan pada pencapaian lebih luas dan lebih signifikan di tingkat global, seperti kontribusi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, atau diplomasi. Beberapa kalangan berpendapat bahwa istilah ini seharusnya hanya diperuntukkan bagi tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh yang nyata dalam skala yang lebih luas dan mendalam.
Pernyataan Guru Gembul tentang Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Hotman Paris Hutapea sebagai elite global telah menciptakan diskusi yang menarik di kalangan masyarakat. Meskipun banyak yang setuju dengan pandangan Guru Gembul, ada juga yang meragukannya dan berpendapat bahwa gelar tersebut seharusnya diperuntukkan bagi tokoh-tokoh dengan prestasi yang lebih mendalam dan berdampak secara global. Tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa ketiga tokoh tersebut telah mencapai kesuksesan dan pengakuan di dunia masing-masing, dan hal ini patut diapresiasi.
Tag
Berita Terkait
-
5 Tahun Tak Bertemu, Adab Raffi Ahmad saat Kunjungi Prabowo Subianto Tuai Sorotan
-
Pinkan Mambo Bukan Ogah Ceraikan Suami yang Lecehkan Anaknya: Saya Pengen Punya Pacar
-
Fix! Suami Pinkan Mambo, Steve Wantania Di Penjara 9,5 Tahun Karena Terbukti Cabuli Anak Tiri
-
Lakukan Pelecehan Seksual Pada Anak Berkebutuhan Khusus, Pria Lansia Ditahan Polres Metro Tangerang
-
Tragedi Maut di Rusun Polri, Dugaan Pembunuhan Berencana Bripda Ignatius dan Senpi Ilegal
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena