Suara Serang - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono merasa prihatin atas aksi terduga Paspampres terhadap pemuda asal Kabupaten Bireuen, Aceh itu.
Jika memang benar Praka RM melakukan aniaya terhadap pemuda Aceh bernama Imam Masykur, maka anak buah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono terancam nasibnya.
Ancaman terhadap nasib prajurit TNI terduga Pasukan Pengamanan Presiden melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap pemuda asal Aceh, akan mendapat hukuman saksi berat.
Paling tidak kata Yudo Margono, dihukum maksimal, dan itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan TNI Laksma Julius Widjojono.
Kata Julius, Panglima TNI menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan meminta kasus ini dikawal ketat dan serius.
"Panglima TNI prihatin dan bilang kawal terus dan ancaman terhadap terduga Paspampres bakal dihukum berat, bisa jadi mendapat sanksi hukuman seumur hidup dan atau hukuman mati," terang Kapen TNI Laksma Julius Widjojono, Senin (28/8/2023).
Sebelumny Suara Serang memberitaka bahwa Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada mengaku, kalau kasus penganiayaan dan dugaan penculikan yang dilakukan terduga Paspampres sedang dalam penyelidikan.
"Kasus itu sedang dalam penanganan Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya)," ucap Danpaspampres Mayjen Rafael Granada.
Kini terduga Paspampres Praka RM sedang dimintai keterangan di Pomdam Jaya untuk mendalami kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap warga sipil asal Aceh.
Baca Juga: Laga Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam Diulang dan FIFA Bekukan AFF, Betulkah?
Sementara itu, peristiwa dugaan penculikan ini terjadi pada tanggal 12 Agustus 2023, dan jenazah korban kemudian ditemukan di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, 18 Agustus 2023.
Salah satu kerabat korban, Said Sulaiman (32), menggambarkan kondisi jenazah Imam saat diterima keluarga, sangat memprihatinkan.
"Mukanya sudah bengkak, sangat sadis," ujar Said, kutip laporan Suara.com partner Serang.suara.com, Minggu (27/8/2023).
Said mengungkapkan bahwa Imam, yang tinggal di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, berprofesi sebagai pedagang kosmetik.
Menurutnya, Imam tidak pernah terindikasi masalah atau utang dalam kehidupannya sehari-hari.
"Ia selalu menghubungi saya jika ada masalah," katanya. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek