Suara Serang - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengaku tidak akan melindungi oknum anak buahnya dalam kasus tindak kriminal dan atau korupsi.
Hal ini ditegaskan Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan arahan dalam Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha 2023 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur.
Beberapa kasus tindak kriminal dan atau tidak pidana korupsi sedang menghampiri tubuh Tentara Nasional Indonesia.
Kasus baru-baru ini tentang terduga Paspampres yang diduga melakukan penculikan dan penganiyaan terhadap warga sipil yang merupakan pemuda Bireun, Aceh.
Terduga prajurit Pasukan Pengamanan Presiden tersebut berinisial Praka RM. Kemudian sebelumnya ada kasus dugaan suap atas pengadaan barang dan jasa di Basarnas.
Yang mana kedua terduga kasus korupsi itu ialah Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan alais Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dan Koorsim Basarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto.
Menurut Panglima TNI Laksamana Yudo Margono tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun bagi oknum anggota TNI yang melakukan tindak pidana atau kriminal.
Ia mengatakan, kalau dirinya tetap menegakan hukum secara santun dan tunduk terhadap undang-undang. Kemudian kata Panglima TNI Yudo Margono, bahwa setiap insiden atau kasus yang menyentuh TNI tidak akan ada istilah intervensi.
Bukan itu saja jelasnya, TNI tetap taat kepada hukum.
Baca Juga: TEGAS!! Panglima TNI Minta Oknum Paspampres Pembunuh Imam Masykur Dihukum Mati
"Saya tidak akan melindungi, bila ada salah maka ada sanksi. Kalau ada yang berprestasi akan kami beri penghargaan," katanya, Selasa Selasa (1/8/2023) di lokasi Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha 2023. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan