/
Senin, 05 September 2022 | 16:11 WIB
Polres Majalengka Antar Pelajar dan Masyarakat yang Terdampak Aksi Mogok Sopir Angkot (Antaranews)

SuaraSoreang.id - Anggota Polres Majalengka bantu pelajar dan masyarakat berangkat ke sekolah serta tempat kerja yang terdampak aksi mogok sopir angkot.

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapat banyak respon dari masyarakat, salah satunya dari sopir angkutan umum.

Sopir angkutan umum di Majalengka pada hari ini (5/9/2022) melakukan aksi mogok sebagai bentuk penolakan dari kenaikan harga BBM.

Menyusul adanya aksi mogok sopir angkot di Majalengka, Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengambil inisiatif untuk membantu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas keseharian dengan normal.

Menurutnya, aksi mogok sopir angkot ini tentu akan berdampak pada aktivitas keseharian normal masyarakat, seperti menuntut ilmu dan bekerja.

Maka dari itu, hari ini Kapolres Majalengka mengintruksikan kepada seluruh anggotanya untuk menyisir jalan-jalan di Majalengka dan mengantar pelajar serta masyarakat pergi ke sekolah dan tempat kerjanya masing-masing.

"Anggota kami menyisir seluruh sekolah menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk mengantar anak sekolah," ungkap Edwin, dikutip dari Antaranews (5/9/2022).

Hal tersebut dilakukan Polres Majalengka untuk memastikan aksi mogok sopir angkot tidak berdampak pada aktivitas masyarakat yang lain seperti belajar dan bekerja.

"Aksi ini kami lakukan sebagai upaya memberikan pelayanan terhadap para pelajar saat angkutan umum di mogok massal. Dengan demikian, para pelajar ini tetap bisa menuntut ilmu di sekolah dengan tenang dan juga karyawan pabrik bisa bekerja," sambungnya.

Baca Juga: Xenia Avanza Dilarang Konsumsi Pertalite Bagaimana dengan Wuling, Cek Aturan Pemerintah Kendaraan Mana Saja yang Dilarang

Aksi yang dilakukan Polres Majalengka ini, lebih lanjut Edwin menerangkan hanya bersifat tentatif hingga tercipta kesepakatan antara Organda dan pemerintah Kabupaten Majalengka terkait tarif yang akan diberlakukan oleh angkutan umum setelah kenaikan harga BBM.

"Ini operasi kemanusiaan akan dilaksanakan hingga angkutan umum beroperasi kembali," ungkapnya.

Edwin akan terus memastikan agar petugasnya tetap bersiaga selama aksi mogok sopir angkot ini berlangsung.

Sumber: Antaranews

Load More