SuaraSoreang.id - Ferdy Sambo akhirnya mengakui perbuatan keji kepada ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Ia bahkan mengaku menyesal dan siap bertanggung jawab atas kematian ajudannya tersebut yang sampai menyeret 4 nama lain sebagai tersangka, termasuk istrinya, Putri Candrawathi.
Hal itu diungkapkan oleh mantan Kadiv Propam Polri tersebut dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Komnas HAM.
Selain itu, Ferdy Sambo juga mengaku bahwa dirinya memberi perintah kepada Bharada E untuk menembak Brigadir J.
Pengakuan tersebut ia sampaikan saat diperiksa oleh Komnas HAM di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok pada Jumat (12/8/9).
Mengutip Suara.com, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan menyebutkan bahwa dirinya telah mengajukan beberapa pertanyaan terkait kasus pembunuhan Brigadir J pada Ferdy Sambo.
"Saya tanya, kamu (Ferdy Sambo) merasa enggak kalau kamu sudah menjadikan anak buahmu (Bharada E) yang masih muda jadi terikut masalah ini," kata Taufan.
Sambo pun menurut Taufan, mengakui kesalahannya, bahkan siap untuk bertanggung jawab atas masalah hukum yang juga diterima oleh Bharada E.
"Iya Pak saya salah, nanti saya tanggung jawab semuanya," ujar Taufan menirukan pengakuan Sambo.
Baca Juga: Skuad Persib Diberi Waktu Istirahat 3 Hari, Milla: Jangan Leha-leha
"Benar ya? saya bilang. Kasihan ini anak muda," tutur Taufan pada Sambo.
Taufan menjelaskan, upaya yang dilakukan bukan semata-mata untuk membela Bharada E yang telah terbukti bersalah karena melakukan penembakan terhadap Brigadir J.
Namun, ia menduga bahwa Bharada E hanya menjadi tumbal dalam kasus ini.
"Salah satu concern saya bukan bela orang yang melakukan kesalahan ya. Tapi saya tidak mau ada orang yang kesan saya ini, orang sebetulnya hanya diikut-ikutkan gitu, jadi tumbal kan saya bilang gitu kan," ujarnya.
Lebih lanjut Taufan menjelaskan, bahwa urusan pembelaan Bharada E, biarlah hanya menjadi tanggung jawab dari pengacaranya saja.
"Tapi yang paling pokok saya kira tugas pengacaranya Richard untuk harus memperjuangkan itu, saudara Ronny supaya dia bisa membela hak-hak (Bharada E)," tuturnya.
Berita Terkait
-
Irma Hutabarat Bongkar Daftar Kesaktian Ferdy Sambo dalam Kasus Kematian Brigadir J
-
PSI Rilis Hasil Survey Kinerja Polri Ungkap Kasus Brigadir J, Deddy Corbuzier: Survey Mereka Berapa Orang?
-
Tak Kunjung Ditahan, Putri Candrawathi Disinyalir Lebih Berbahaya dari Ferdy Sambo?
-
Pengacara Bharada E Sebut Pernyataan Komnas HAM terkait Perintah Ferdy Sambo Berpotensi Bahayakan Posisi Kliennya
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Siapa Maycon Cardozo? Jebolan Thailand yang Debut Lawan Kevin Diks di Bundesliga
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Gubernur Sumbar Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Bermedsos: Demi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Mengenal BUDDY, Alat Deteksi Dini Kanker Payudara Karya Mahasiswa Brawijaya
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?