Pamali satu ini sering digunakan oleh orang tua yang memiliki anak kecil, biasanya anak tersebut tidak mau menghabiskan makannya dan berujung pada larangan menyisakan nasi, karena diangap akan membuat nasi tersebut menangis.
Padahal, tidak ada nasi yang menangis, lebih kepada agar makanan tersebut tidak terbuang sia-sia atau mubazir.
7. Bermain saat waktu maghrib
Waktu maghrib atau sekitar pukul 6 sore, seringkali orang tua melarang anak-anaknya berada atau bermain di luar rumah. Alasannya, waktu maghrib merupakan waktu saat makhluk-makluk tak kasat mata keluar dari tempatnya.
8. Menduduki bantal
Ada yang menyebutkan bahwa bila menduduki bantal, pantat orang tersebut akan terkena bisul. Padahal tidak ada kaitannya sama sekali, mungkin karena bantal biasanya digunakan untuk mengistirahatkan kepala, bukan untuk diduduki.
9. Bercermin saat malam hari
Saat seseorang bercermin pada malam hari, apalagi sudah larut malam. Katanya pantulan dalam kaca bukan memantulkan orang tersebut, melainkan makhluk tak kasat mata yang menyerupai orang tersebut.
10. Memakai baju hijau di pantai selatan
Baca Juga: Kasus KDRT Lesti Kejora, Buya Yahya: Sekali Pukul saja Diperkenankan untuk Minta Cerai
Larangan memakai baju berwarna hijau saat berkunjung ke pantai selatan ialah karena akan membuat orang tersebut dibawa oleh Nyi Roro Kidul ke laut. Konon, Nyi Roro Kidul yang mana disebut sebagai penguasa pantai tersebut menyukai warna hijau.
Itulah beberapa pamali atau pantangan yang kadang masih ramai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Terlepas benar atau tidaknya, kembali kepada kepercayaan masing-masing.
Kontributor: Shafa Maura Zahwa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga