SuaraSoreang.id – Siapa yang belum pernah mendengar mitos kejatuhan cicak? Mayoritas masyarakat Indonesia tentunya sangat familiar dengan mitos ini.
Meski mitos kejatuhan cicak ini sangat akrab dengan pertanda seseorang yang akan mendapatkan kesialan atau sebuah musibah.
Tidak hanya dalam segi budaya yang turun temurun, mitos mengenai kejatuhan cicak ini ternyata mendapat beberapa perhatian khusus dari sisi agama, bahkan kabarnya tercantum dalam kitab primbon Jawa.
Lalu apa saja sih, arti dari mitos kejatuhan cicak itu. Berikut ini beberapa penjelasannya
1. Pertanda Hal buruk
Mitos kejatuhan cicak banyak diartikan sebagai tanda bahwa seseorang akan mengalami hal buruk. Hal buruk tersebut dapat berupa kematian seperti kehilangan orang yang disayang.
Pertanda akan mengalami mendapatkan penyakit, sebab menurut kepercayaan dukun cicak adalah salah satu hewan yang dianggap mudah sebagai media penghantar penyakit.
2. Pertanda Baik
Ternyata meski identik dengan hal buruk, kejatuhan cicak juga bisa berarti kita akan mendapatkan hal baik. Namun ini bergantung pada bagian mana kita mengalami kejatuhan cicak. Jika terkena bagian tangan maka seseorang akan mendapatkan kondisi keuangan yang baik, pekerjaan baru dan dimudahkan urusan.
3. Pertanda dijauhkan dari Malapetaka
Selain jika mengenai tangan, apabila kejatuhan cicak menimpa tubuh, maka hal tersebut menandakan kita akan terhindar dari masalah atau malapetaka.
Kontributor : Gulam Raihan Akbar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang