SuaraSoreang.id - Tak dapat dipungkiri, banyak masyarakat Indonesia masih mempercayai kekuatan gaib untuk memperkaya dirinya.
Salah satunya babi ngepet.
Praktik satu ini berawal dari masyarakat yang tinggal di pegunungan dan pertanian di Jawa Timur. Masyarakat setempat mempercayai bahwa babi merupakan hewan yang bisa memperkaya seseorang.
Disebutkan juga, kepercayaan ini berasal dari Malang, tepatnya di Gunung Kawi.
Mengapa bisa seperti itu, karena dalam masyarakat agraris, petani tidak bisa menjadi kaya tanpa memperluas lahan pertaniannya.
Maka dari itu, kepercayaan tentang babi ngepet yang bisa membuat orang menjadi kaya tanpa bekerja menyebar luas.
Dari situlah muncul istilah babi ngepet, hewan satu ini dianggap bisa berkeliaran pada malam hari. Bahkan, babi diangap bisa berubah menjadi siluman alias babi jadi-jadian.
Cara kerja pesugihan babi ngepet ini mengandalkan dua orang, satu bertugas menjaga lilin dan satunya lagi berubah menjadi siluman babi untuk beraksi mencuri harta.
Konon, saat siluman babi beraksi dan dalam keadaan genting, lilin yang dijaga akan bergoyang.
Baca Juga: Profil Alberto Gonzalez Cabot, Pelatih Timnas UEA U-17
Di saat itulah, yang berperan menjaga lilin bertindak untuk mematikan api lilin sehingga membuat rekannya yang menjadi siluman berubah kembali menjadi manusia seperti sedia kala.
Kendati demikian, pesugihan ini berpotensi akan memakan korban.
Dikisahkan di Jawa Timur bahwa pesugihan babi ngepet biasanya meminta tumbal berupa anak atau anggota keluarga lainnya untuk ditumbalkan pada siluman babi.
Bukan hanya itu, menurut mitos yang beredar, dalam perjanjian pesugihan ini seseorang harus memakan kotoran babi untuk membuatnya berubah menjadi hewan tersebut.
Kontributor: Shafa Maura Zahra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan