SuaraSoreang.id-Bayu Skak yang merupakan aktris asal Malang terlihat begitu kecewa dengan pernyataan perwakilan Aremania bernama Dadang yang secara tersirat menolak kedatangan Suporter Persebaya ke Malang.
Bahkan Bayu merasa pernyataan Dadang ini bisa memberikan dampak buruk dalam usaha membuka pintu perdamaian dua suporter Bonek Persebaya dan Aremania, pasca tragedi Kanjuruhan.
Pernyataan ini Bayu Skak sampaikan dilaman twitter miliknya @moektito pada Jumat 7 Oktober 2022.
"Sak umur-umur ket iki aku isin dadi wong Malang. Gara-gara lambene dadang (Seumur-umur baru kali ini aku malu jadi orang Malang karena mulutnya Dadang),"tulis Bayu Skak dikutip dari Twitternya Sabtu (8/10).
Seperti diketahui, Dadang sebagai perwakilan dari suporter Arema menjawab Andi Peci, perwakilan dari Persebaya yang ingin berkunjung ke Malang.
Jawaban Dadang itu disampaikan pada saat menjadi narasumber diacara Mata Najwa.
Sebelumnya ada keinginan dari Andi Peci untuk berkunjung ke Malang, hal ini disampaikan melalui media sosial Twitter miliknya.
Andi Peci saat itu menyatakan ada dua tujuan dari pernyataan tersebut, yakni, pertama mengucapkan belasungkawa dan kedua bersama-sama menjadi satu gerakan untuk mengusut tuntas.
"Hanya itu saja sebenarnya,"kata Andi Peci.
Baca Juga: Bek Persib, David Kevin Rumakiek Memilih Bertahan di Mes Persib saat Libur Latihan
Dadang yang menjadi perwakilan Aremania mengaku tidak mempermasalahkan bila ada teman Bonek yang ingin berkunjung ke Malang.
Tetapi dirinya berharap hal ini dilakukan pasca 40 hari Tragedi Stadion Kanjuruhan.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, panjenengan semua dan teman-teman Bonek. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilahkan saja, tapi ini kan melawan Persebaya, kami ingin nantinya ada friksi yang tidak-tidak di tingkat grassroot,"jawab Dadang.
"Saya pengen klarifikasi tidak ada penolakan teman-teman Bonek ke Malang. Teman-teman Green Nord sudah ke Kanjuruhan meskipun tanpa ijin. Permasalahan lain-lainnya, tolong kami masih berduka, dalih Dadang.
Dadang pun memberi penjelasan keinginannya agar komunikasi mereka baik pihak suporter Persebaya dan arema setelah 40 hari berduka.
"Biarkan kami melewati masa duka ini sampai 40 hari, setelahnya baru kita komunikasi. Masalah yang kami tolak bukan masalah kehadiran, tapi masalah usut tuntas. Kami biarkan kami Aremania yang bekerja, tanpa mengurangi rasa hormat,"tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas