SuaraSoreang.id-Kisah mengharukan datang daei seorang anak yang tampak agresif dan rela mengacak-ngacak tong sampah hanya demi mencari makanan.
Kisah kejam ini diangkat dari kisah nyata seorang anak yang bernama Daniel Pelka.
Dilansir dari Kanal Youtube BJ Story pada 19 Oktober 2022, yang menceritakan kisah seorang anak kecil korban dari kekerasan dan pelecehan.
Kisah kriminal ini berawal pada tahun 2005. Ada sepasang suami istri yaitu Eryk Pelka dan Magdalena Luzak yang berasal dari Polandia ini diketahui pergi merantau ke Inggris.
2 tahun kemudian pada tanggal 15 Juli 2007 putra pertama dari kedua pasangan ini lahir dengan selamat di Coventry, yaitu Daniel Pelka.
Namun pernikahan mereka tidak bertahan lama dan memutuskan untuk berpisah pada tahun 2008.
Setelah 2 tahun berpisah dari Eryk Pelka, Magdalena yang merasa kesepian akhirnya memutuskan untuk memulai hubungan baru dengan seorang pria yang bernama Marius Crezolex yang sama-sama berasal dari Polandia.
Pada awal tahun 2011 anaknya Daniel Pelka dirawat di rumah sakit karena kondisi lengannya yang patah. Dan pada saat yang sama diketahui Daniel Pelka memiliki luka dibagian tubuhnya yang lain yaitu memar di lengan, bahu dan juga perutnya.
Mengetahui kondisi Daniel Pelka, seorang perawat menuliskan pada rekam medisnya bahwa luka yang dialami oleh Daniel tidak terlihat seperti luka anak yang baru terjatuh. Dia pun melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Baca Juga: Tak Hadiri Panggilan Polisi, Iwan Bule Malah Ajak Presiden FIFA Main Bola di Stadion Madya
Laporan dari rekam medis yang telah dituliskan diberhentikan begitu saja karena orangtua dari Daniel Pelka mengklaim bahwa mereka dapat menjaga anaknya dengan baik.
Pihak rumah sakit tidak bisa melakukan apa-apa dan mengembalikan Daniel kepada orangtuanya.
Pada September tahun 2011 Daniel pun mulai masuk ke sekolah baru.
Namun, baru saja 2 bulan sekolah. Daniel Pelka dilaporkan oleh pihak sekolah atas perilakunya yang tidak baik. Dia termasuk anak yang agresif, suka mencuri bekal makanan dari teman sekelasnya dan milik gurunya. Seperti anak yang kelaparan, bahkan diketahui diapun berani mengacak-acak isi tong sampah hanya untuk mencari makanan.
Pihak sekolah yang melaporkan Daniel kepada orangtuanya dan mendapat jawaban dari Magdanela tentang anaknya yang katanya memiliki gangguan 'Eating Disorder' atau keinginan untuk makan secara terus-menerus. Sehingga menyebabkan kondisi yang serius bagi fisik dan psikososial dari Daniel itu sendiri.
Eating disorders dapat mempengaruhi kemampuan Daniel untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Ternyata Lapangan Padel Terbaik Indonesia Ada di Alam Sutera, Pencinta Padel Wajib Coba!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026