SuaraSoreang.id - Gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada Dedi Mulyadi hingga kini masih bergulir.
Bupati Purwakarta yang akrab dipanggil Ambu Anne itu tak merubah pilihannya dalam menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Kakak kandung Ambu Anne, Rahmat Setiadi mengungkapkan jika Bupati Purwakarta itu ingin menceraikan Dedi Mulyadi sejak 6 tahun yang lalu.
"Udah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu 2016 meminta sabar kepada Ambu," kata Rahmat, dikutip denpasar.suara.com, Minggu (23/10/2022).
Dia juga mengatakan jika adiknya memang sudah sabar dan berusaha tetap bertahan.
"Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar jadi ini puncaknya," kata dia.
Ambu Anne juga mengaku sudah tidak pernah bertemu dengan Dedi Mulyadi sejak bulan Mei lalu.
"Saya tidak pernah bertemu dengan beliau, semenjak bulan Mei," kata dia.
Bahkan, pertemuan Ambu Anne dan Dedi Mulyadi yang terakhir adalah ketika momen lebaran Idul Fitri saja.
Baca Juga: Hadiri Persidangan Bharada E, Pihak Keluarga Brigadir J Siap Bongkar Hasil Autopsi Yosua
"Terakhir itu ketemu dalam idul fitri," ujar dia.
Dia juga melanjutkan, jika Ambu Anne sudah tidak pernah bertemu dengan Dedi Mulyadi setelah momen Idul Fitri.
"Setelah itu tidak pernah ada," kata Ambu.
Hingga kini, belum ada keterangan secara jelas terkait gugatan cerai dari Ambu Anne. Sebab, Dedi Mulyadi tidak menghadiri sidang cerai kedua.
Artikel ini telah tayang di denpasar.suara.com berjudul: Ngempet 6 Tahun Rumah Tangga dengan Dedi Mulyadi, Ambu Anne Ungkap Tak Pernah Ketemu Sejak Mei.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati