/
Senin, 31 Oktober 2022 | 16:12 WIB
Kesaksian PRT Ferdy Sambo, Susi dinilai banyak bohongnya (Youtube/kompasTV)

SuaraSoreang.id - Kesaksian asisten rumah tangga atau PRT Ferdy Sambo, Susi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait kasus pembunuhan Brigadir J dinilai bohong oleh Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Menurutnya apa yang disampaikan Susi dalam keterangannya di depan hakim lebih banyak bohongnya.

"Keterangan saksi banyak yang bohongnya," ujar Bharada E di PN Jaksel, Senin (31/10/2022).

Terkait keterangan Susi, Bharada E membantah soal kejadian di Magelang.

Susi menyebutkan jika dirinya sempat menegur Brigadir J ketika akan mengangkat Putri Candrawathi usai jatuh di kamar mandi rumah Magelang.

"Tapi di situ saudara saksi menjelaskan bahwa saya mengatakan 'Jangan gitulah bang' mengatakan kepada Yosua padahal itu tidak benar, saya tidak mengatakan seperti itu," ungkap Bharada E.

Selain itu, Bharada E juga meragukan kesaksian Susi yang mengaku kerap menyiapkan sarapan untuk Ferdy Sambo di Rumah Saguling. 

Menurut Bharada E, Ferdy Sambo terhitung jarang berada di Rumah Saguling. Ferdy Sambo sehari-hari lebih sering tinggal di kediaman Jalan Bangka.

"Karena sesuai faktanya saudara FS ini lebih sering di kediaman di Bangka untuk Sabtu Minggu baru balik ke Saguling," ungkap Bharada E.

Baca Juga: Tari Jaranan, Seni Kesurupan Roh Binatang Buas Makan Pecahan Beling Hingga Minta Dicambuk

Bharada E juga membantah soal Brigadir J yang disebut tidak memiliki kamar di Rumah Saguling. Menurutnya, Brigadir J memiliki kamar pribadi di sana.

"Saya ingin membantah karena saudara almarhum memiliki kamar di Jalan Saguling. Kamar ajudan itu memang disitu barang barang almarhum semua," kata dia.

Mendengar kesaksian Susi dalam persidangan, Bharada E sempat tertawa geli mendengarnya. Terutama ketika Susi dicecar dengan berbagai pertanyaan oleh Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso terkait pekerjaan Kuat Maruf di rumah Sambo.

"Kuat itu sebagai apa di rumah?" tanya Wahyu. 

Sebagai yang sudah membantu keseharian rumah tangga Ferdy Sambo, Susi memilih diam terlebih dahulu beberapa saat sebelum menjawabnya.

"Saya tidak tahu yang mulia."

Load More