/
Rabu, 07 Desember 2022 | 16:03 WIB
Istri pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar menangis lihat berita dan foto potongan tubuh suami. (twitter/yusuf_dumdum)

Perempuan itu memang tidak bersosialisasi untuk sekedar basa-basi dengan tetanggannya. Endang mengungkapkan jika dia hanya melihat perempuan itu hanya keluar kamar untuk duduk di depannya.

Terkini, kondisi perempuan tersebut tidak diketahui. Sebab, usai berita bom bunuh diri beredar perempuan itu pergi.

"Sudah pergi tidak tahu jam berapa," kata Endang.

"Kayaknya masih gemetar, gemetar banget melihat gambarnya," jelasnya.

Kedua pasangan ini menurut Endang telah tinggal selama 1,5 tahun. Biasanya suami perempuan tersebut terlihat untuk sekedar melewat. Namun, belakangan sudah lama tidak ada dalam pandangan.

"Saya pas lewat sering tanya suaminya. Katanya cari kerja buat modal usaha, kita juga tidak tahu kenapa jauh-jauh cari kerjanya," ungkap Endang.

"Sempet pulang sebentar terus pergi lagi. Pas ketemu tak tanya, mas sudah balik dan memang tidak pernah bicara," tambahnya.

Endang menceritakan jika yang dia ketahui terduga pelaku bom bunuh diri ini bekerja menjadi tukang parkir dan mencari modal untuk jualan pukis.

Endang menegaskan jika pasangan tersebut memang sosok yang tertutup.

Baca Juga: Matrix NAP Info Kenalkan Remote Peering Service ke SGIX di Indonesia

"Orang tidak terbuka. Hanya di dalam tuutp pintu," katanya.

"saya masih gemetar sampai sekarang. Masih merinding lihat darah," tambahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di surakarta.suara.com dengan judul Tangis Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Pecah Usai Sang Suami Ledakkan Diri di Polsek Astanaanyar Bandung.

Load More