SuaraSoreang.id - BMKG kembali berikan imbauan kepada masyarakat terkait adanya potensi bencana alam dampak dari cuaca ekstrem di akhir tahun 2022.
Isu cuaca ekstrem yang cukup menggegerkan warganet baru-baru ini ialah adanya badai di wilayah Jabodetabek.
Namun, pihak BMKG mengatakan bahwa adanya badai hanyalah potensi kecil. Justru bencana yang mengancam akhir tahun 2022 adalah hidrometeorologi.
Hidrometeorologi merupakan bencana alam berupa banjir dan tanah longsong yang berpotensi besar terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem tersebut.
Cuaca ekstrem yang dimaksud sebagaimana penjelasan BMKG adalah intensitas dan curah hujan yang tinggi.
Sehingga, dapat menyebabkan debit air pada aliran sungai naik dan juga rawan terjadinya longsong di area dataran tinggi.
Tidak hanya wilayah Jabodetabek, BMKG juga peringatkan wilayah lain di Indonesia yang diperkirakan akan mendapatkan dampak tersebut.
Beberapa di antaranya Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT dan NTB yang kini berstatus SIAGA.
"Wilayah tersebut diperkirakan dapat mengalami hujan lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi," ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: Ussy Sulistiawaty Foto dengan Angle Tak Biasa, Bentuk Dagu Lancip Jadi Sorotan
Ia mengimbau masyarakat, utamanya warga di sepanjang daerah aliran sungai dan perbukitan untuk lebih waspada.
Selain itu, Dwikorita juga meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama cuaca ekstrem terjadi, hingga kondisi alam mulai normal kembali. (*)
Sumber: Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan oleh bandung.suara.com dengan judul Perayaan Tahun Baru Terancam Bencana, BMKG Sebut Wilayah Ini yang Berpotensi Terdampak Cuaca Ekstrem
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
-
30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos
-
4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat